Dikritik Tak Kompeten Jadi Juri, Soleh Solihun Santai: “Saya Tidak Peduli”

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Kehadiran Soleh Solihun sebagai juri ajang pencarian bakat Indonesian Idol menuai pro dan kontra di kalangan publik. Banyak pihak mempertanyakan kapasitasnya, mengingat latar belakangnya yang lebih dikenal sebagai komika.

Sejak awal kemunculannya di kursi juri, komentar-komentar Soleh yang blak-blakan langsung menarik perhatian. Sebagian penonton menilai gaya penilaiannya terlalu tajam dan tidak seperti juri musik pada umumnya.

Tak sedikit pula yang meragukan kompetensinya dalam menilai kualitas vokal peserta. Kritik ini muncul karena ia tidak dikenal sebagai penyanyi profesional seperti juri lainnya.

Menanggapi berbagai kritik tersebut, Soleh memilih bersikap santai. Ia mengaku tidak terlalu memikirkan penilaian negatif yang datang dari publik.

Ia bahkan secara terbuka menyatakan bahwa dirinya tidak peduli terhadap opini yang meragukan kemampuannya. Baginya, kritik adalah hal yang wajar dalam dunia hiburan.

Soleh menjelaskan bahwa perannya sebagai juri bukan untuk bernyanyi, melainkan memberikan penilaian. Ia menegaskan bahwa kemampuan menilai tidak selalu harus diiringi kemampuan tampil sebagai penyanyi.

Lebih jauh, ia mengungkap bahwa dirinya memiliki latar belakang sebagai jurnalis musik. Pengalaman tersebut menjadi bekal utama dalam menilai kualitas penampilan peserta.

Menurutnya, menilai musik sudah menjadi bagian dari pekerjaannya sejak lama. Ia bahkan mengibaratkan peran juri sebagai bentuk lanjutan dari profesinya terdahulu di dunia jurnalistik.

Soleh juga menilai bahwa perhatian publik, baik positif maupun negatif, justru menjadi tanda bahwa dirinya berhasil menarik perhatian. Ia menganggap semua komentar sebagai bentuk apresiasi.

Gaya penilaiannya yang jujur dan apa adanya memang menjadi ciri khas tersendiri. Meski kerap dianggap terlalu pedas, sebagian penonton justru menilai kehadirannya memberi warna berbeda.

Di sisi lain, perdebatan soal kompetensi juri ini menunjukkan tingginya ekspektasi publik terhadap ajang pencarian bakat. Penonton menginginkan figur yang benar-benar kredibel di bidang musik.

Meski dihujani kritik, Soleh tetap menikmati perannya sebagai juri. Ia memilih fokus menjalankan tugasnya dengan gaya sendiri tanpa terbebani ekspektasi publik.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.