Dolar AS Tembus Rp17.400, Bank Indonesia Tegaskan Siap Intervensi Jaga Stabilitas Rupiah

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga menembus level Rp17.400 per dolar AS pada perdagangan terbaru. Kondisi ini memicu perhatian serius dari otoritas moneter di tengah meningkatnya tekanan global.

Data pasar menunjukkan rupiah sempat berada di kisaran Rp17.403 per dolar AS pada pagi hari, menandai pelemahan lanjutan dibandingkan posisi sebelumnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Bank Indonesia menegaskan bahwa pelemahan rupiah masih sejalan dengan tren yang dialami mata uang negara berkembang lainnya. Tekanan global disebut menjadi faktor dominan yang memengaruhi pergerakan nilai tukar.

Bank sentral juga memastikan akan terus hadir di pasar untuk menjaga stabilitas rupiah. Langkah intervensi dilakukan baik di pasar domestik maupun offshore guna meredam volatilitas yang berlebihan.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia sebelumnya menjelaskan bahwa tekanan terhadap rupiah dipicu oleh ketidakpastian global, termasuk konflik geopolitik dan pergeseran aliran modal internasional.

Selain itu, penguatan dolar AS sebagai aset safe haven turut memperbesar tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Investor global cenderung mengalihkan dana ke dolar saat kondisi dunia tidak menentu.

Faktor lain yang turut memengaruhi adalah kenaikan harga komoditas energi akibat konflik global. Hal ini meningkatkan kebutuhan dolar untuk impor dan memperlemah posisi rupiah di pasar.

Meski demikian, Bank Indonesia menilai fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat untuk menahan tekanan lebih dalam. Cadangan devisa dinilai tetap memadai untuk mendukung stabilitas pasar keuangan.

Pemerintah dan otoritas terkait juga terus berkoordinasi dalam menjaga kepercayaan pasar. Kebijakan fiskal dan moneter diarahkan untuk meredam dampak pelemahan rupiah terhadap perekonomian.

Analis memperkirakan pergerakan rupiah masih akan fluktuatif dalam jangka pendek. Tekanan global yang belum mereda membuat ruang penguatan masih terbatas.

Dengan kondisi ini, pelaku pasar diminta tetap waspada terhadap dinamika nilai tukar. Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas rupiah melalui langkah yang terukur dan berkelanjutan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.