Drama 4 Jam di Udara, Penumpang Flydubai Bantu Gagalkan Dugaan Pembajakan

by

Jakarta, Semangatnews.com – Penerbangan Flydubai menuju Tel Aviv, Israel, mengalami insiden serius setelah terjadi perkelahian antara kapten dan kopilot di dalam kokpit. Pesawat yang membawa 174 penumpang itu akhirnya dialihkan dan melakukan pendaratan darurat di Tabuk, Arab Saudi.

Peristiwa tersebut berlangsung pada Rabu (30/9) ketika pesawat FZ1073 sedang menjalani perjalanan dari Dubai. Menurut laporan yang dihimpun sejumlah media, kapten Smit Machchhar diduga diserang dan ditikam oleh kopilot yang berada di kokpit bersamanya.

Gangguan itu berdampak langsung terhadap pergerakan pesawat. Data pelacakan penerbangan menunjukkan Boeing 737 Max 8 tersebut mengalami penurunan ketinggian secara tajam, dari sekitar 34.000 kaki hingga 16.600 kaki dalam hitungan detik.

Pesawat kemudian mengalami perubahan ketinggian lainnya sebelum akhirnya bertahan di sekitar 15.000 kaki. Pergerakan pesawat yang tidak biasa tersebut menjadi salah satu petunjuk mengenai kondisi darurat yang sedang berlangsung di dalam penerbangan.

Dalam perkembangan berikutnya, pesawat mengirimkan kode darurat 7700 yang menunjukkan adanya keadaan darurat umum. Tidak lama kemudian, kode tersebut berubah menjadi 7500, kode yang digunakan untuk menunjukkan adanya gangguan atau intervensi ilegal terhadap penerbangan.

Situasi di dalam kokpit akhirnya memungkinkan penumpang untuk ikut turun tangan. Kapten yang mengalami luka dilaporkan berhasil membuka pintu kokpit sehingga sejumlah penumpang dan awak dapat masuk dan membantu mengamankan kopilot.

Intervensi tersebut menjadi titik penting dalam penyelamatan penerbangan. Setelah kopilot berhasil dilumpuhkan, awak lain dapat mengambil alih pengoperasian pesawat dan mengarahkan penerbangan ke Bandara Tabuk untuk melakukan pendaratan darurat.

Pendaratan dilakukan setelah pesawat menjalani perjalanan selama beberapa jam dalam kondisi darurat. Seluruh penumpang dilaporkan selamat, sedangkan kapten dan kopilot yang terluka mendapatkan perawatan setelah pesawat tiba di Arab Saudi.

Kopilot kemudian diamankan oleh otoritas Arab Saudi untuk menjalani pemeriksaan. Sejumlah laporan menyebut dia merupakan warga negara Oman, tetapi penyelidikan mengenai latar belakang dan alasan tindakannya masih berlangsung.

Kasus tersebut turut menimbulkan pertanyaan mengenai sistem keamanan penerbangan dan pemeriksaan terhadap awak pesawat. Reuters melaporkan bahwa Israel berencana meningkatkan pemeriksaan terhadap identitas pilot yang membawa penerbangan menuju negara tersebut setelah insiden Flydubai.

Meski sejumlah pejabat Israel menyebut adanya dugaan upaya untuk menjatuhkan pesawat, motif resmi di balik serangan terhadap kapten belum dipastikan. Penyelidikan oleh otoritas terkait masih berjalan untuk mengungkap rangkaian kejadian secara lengkap dan memastikan apa yang sebenarnya terjadi di dalam kokpit.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.