Jakarta, Semangatnews.com – Perjalanan wakil Indonesia di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 mulai menunjukkan hasil positif. Dua pasangan ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, berhasil melangkah ke babak 16 besar.
Bertanding di Ningbo Olympic Sports Center, China, kedua pasangan harus melewati pertandingan ketat di babak pertama. Mereka menunjukkan mental kuat untuk mengamankan tiket ke fase berikutnya.
Jafar/Felisha yang berstatus unggulan ketujuh lebih dulu memastikan langkah ke babak 16 besar. Mereka mengalahkan wakil Hong Kong dalam pertarungan tiga gim dengan skor 21-9, 15-21, dan 21-15.
Meski sempat kehilangan gim kedua, pasangan muda Indonesia ini mampu bangkit dan mengontrol permainan di gim penentuan. Ketenangan dalam poin-poin krusial menjadi kunci kemenangan mereka.
Di sisi lain, kemenangan yang diraih Amri/Nita bahkan berlangsung lebih dramatis. Mereka harus bertarung sengit melawan pasangan Jepang hingga tiga gim penuh.
Sempat kalah di gim pertama dengan skor 19-21, Amri/Nita bangkit di gim kedua dan menang 21-16. Pertandingan semakin menegangkan di gim ketiga sebelum akhirnya mereka menang tipis 22-20.
Laga tersebut menunjukkan daya juang tinggi dari pasangan Indonesia. Mereka mampu membalikkan keadaan meski berada di bawah tekanan sepanjang pertandingan.
Keberhasilan ini memastikan Indonesia masih memiliki dua wakil di sektor ganda campuran. Keduanya kini berpeluang melangkah lebih jauh di turnamen level Asia tersebut.
Namun, tidak semua wakil Indonesia bernasib sama. Dua pasangan lainnya harus tersingkir lebih awal setelah kalah dari lawan masing-masing di babak pertama.
Kondisi ini membuat harapan Indonesia di sektor ganda campuran kini bertumpu pada dua pasangan yang tersisa. Tantangan berikutnya dipastikan akan semakin berat.
Di babak 16 besar, Jafar/Felisha dan Amri/Nita kemungkinan akan menghadapi lawan-lawan unggulan. Hal ini menuntut mereka tampil lebih konsisten dan minim kesalahan.
Meski begitu, hasil positif di babak awal menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri. Dengan performa yang terus meningkat, peluang untuk melangkah lebih jauh tetap terbuka.
Kejuaraan Asia 2026 pun menjadi ajang pembuktian bagi para pemain muda Indonesia untuk bersaing di level tertinggi, sekaligus menjaga tradisi prestasi bulutangkis Tanah Air.(*)

