Jakarta, Semangatnews.com – Perebutan gelar Rookie of the Year Moto3 2026 menghadirkan persaingan menarik antara pembalap muda Asia Tenggara. Veda Ega Pratama dari Indonesia kini berada di posisi kedua klasemen rookie dengan mengantongi 97 poin dan terus membayangi pesaing di atasnya.
Pencapaian tersebut menjadi catatan penting bagi Veda yang baru menjalani musim pertamanya di Kejuaraan Dunia Moto3. Ia mampu menunjukkan perkembangan positif meski harus berhadapan dengan pembalap-pembalap muda dari berbagai negara.
Nama Hakim Danish juga menjadi bagian penting dalam persaingan tersebut. Pembalap Malaysia itu merupakan salah satu rival Veda sejak berada di jenjang kompetisi junior dan kini kembali bersaing di panggung Moto3.
Duel Veda dan Hakim menarik perhatian karena keduanya telah memiliki sejarah persaingan sebelum memasuki kejuaraan dunia. Pengalaman bertemu di kompetisi junior membuat persaingan mereka semakin menarik ketika berhadapan di level yang lebih tinggi.
Veda memiliki bekal kuat sebelum masuk Moto3. Ia pernah menjadi juara Asia Talent Cup dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Red Bull MotoGP Rookies Cup, sehingga memiliki pengalaman menghadapi pembalap-pembalap muda berbakat dari berbagai negara.
Saat memasuki Moto3, Veda bergabung dengan Honda Team Asia. Tim tersebut menjadi lingkungan penting bagi proses adaptasinya menghadapi motor dan sirkuit yang digunakan dalam kalender Kejuaraan Dunia.
Musim debut Veda juga tidak selalu berjalan mudah. Persaingan Moto3 dikenal sangat ketat karena jarak antarpembalap dapat sangat tipis sehingga hasil satu balapan mampu mengubah posisi klasemen secara signifikan.
Namun, pembalap Indonesia tersebut mampu mengumpulkan poin secara konsisten. Koleksi 97 poin membuat Veda berada di posisi kedua dalam persaingan rookie dan menjadi salah satu pembalap debutan yang patut diperhitungkan.
Keberadaan Veda di papan atas klasemen rookie juga memberikan warna baru bagi perkembangan balap motor Indonesia. Setelah sebelumnya tampil menjanjikan di berbagai ajang junior, kini kemampuannya diuji di panggung dunia.
Sementara itu, persaingan dengan Hakim Danish diprediksi terus berlangsung hingga seri-seri berikutnya. Setiap poin yang diperoleh keduanya akan sangat menentukan peluang mereka untuk menempati posisi terbaik dalam klasemen rookie.
Dengan musim yang masih berjalan, Veda memiliki kesempatan untuk memperlebar keunggulannya sekaligus mengejar posisi teratas. Performa pada seri-seri berikutnya akan menjadi penentu apakah pembalap Indonesia itu mampu mengubah musim debutnya menjadi perjalanan menuju gelar Rookie of the Year Moto3 2026.(*)

