Dugaan Kasus Eksploitasi Seksual Komersial Anak (ESKA) di Pariaman

oleh -

Dugaan Kasus Eksploitasi Seksual Komersial Anak (ESKA) di Pariaman

Semangatnews, Pariaman-Berawal dari penangkapan oleh Pemuda Kel. Karan Aur Kec. Pariaman Tenggah bersama anggota Satpol PP yg sedang piket jaga di GOR Rajo Bujang pd tgl 09 Februari 2020 sekitar jam 01.45 dini hari. Mereka mendapati gadis kecil CK (16) dan laki-laki dewasa ZZ (48) sedang asyik mojok berduaan di tempat gelap di sisi bangunan GOR.

Baca Juga:  Bupati Eka Putra Didampingi Wakil Richi Aprian Pimpin Rapat Monitoring

Karena pemuda & anggota Satpol PP meyakini perbuatan mereka berdua patut diduga telah melanggar Pasal 6 ayat (1) Perda No. 10 Tahun 2013 ttg Pencegahan, Penindakan, Pemberantasan Penyakit Masyarakat dan Maksiat maka mereka membawa kedua tersangka dan melaporkan kejadian pada Petugas Piket Satpol PP & Damkar Kota Pariaman.

Sekitar jam 02.00 dini hari Kasi Penyidik Pol PP & Damkar (Alrinaldi) mendapatkan Laporan via telpon dari anggota piket dan langsung meluncur menuju Mako.

Baca Juga:  Rakerda SMSI, Plt Gubernur Harap Media Bersinergi dengan Pemerintah

Tatkala dilakukan interogasi, kedua tersangka mengakui bahwa memang benar mereka telah “melakukan perbuatan yg mengarah pada perzinaan” sebagaimana telah dilarang dalam Pasal 6 ayat (1) Perda No. 10 Thn 2013.

Selanjutnya Kasi Penyidik, Alrinaldi melakukan interogasi pengembangan kasus secara lebih mendalam karena umur pasangan wanita ini masih gadis belia yakni 16 Tahun dan hasilnya cukup mengejutkan keduanya mengaku bahwa ZZ telah membeli CK pada seorang mucikari AYY (23) dan suaminya IS (23) seharga Rp. 150.000,- untuk sekali kencan.