Embung Yang Seharusnya Menguntungkan Masyarakat, Malah Merugikan

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Baru kali ini terjadi bangunan embung yang seharusnya menguntungkan bagi masyarakat dan petani, namun di Kabupaten Limapuluh Kota malah merugikan. Hal tersebut terjadi di Batang Namang di Jorong Pinago, Nagari Limbanang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota, yang sangat berdampak buruk bagi petani setempat dan sekitarnya.

Pasalnya, Bangunan yang rampung pengerjaannya September 2019 silam ini malah menjadi pemicu banjir. Malahan, sudah dua kali sawah petani diterjang banjir dan mengakibatkan puluhan petani merugi. Karena embung tersebut dipenuhi Pasir sedimen dan material kayu sehingga air meluap ke sawah penduduk.

Baca Juga:  Kecelakan Beruntun di Lembah Anai, 1 Bus Masuk Sungai

Tak hanya di Jorong Pinago Nagari Limabang saja yang mengalami banjir, malah sampai ke nagari tetangga di Kecamatan Guguk, yang berasal dari air bendungan tersebut.

“Kita berharap kepada Pemkab Limapuluh Kota, melalui Dinas PUPR untuk memperbaiki bendungan tersebut. Supaya tidak terjadi banjir setiap tahun. Untuk mengatasi banjir tersebut, perlu memotong dinding beton bendungan untuk lewat air di musim penghujan, sehingga air sungai tak lagi mengenangi sawah penduduk,”ujar Zulhusni, warga setempat.

Baca Juga:  Reynold Rehan Pratama, Mahasiswa Unand Sukses Jadi Pengusaha Jesigo

Ia mengatakan, sekarang di bendungan Batang Namang diepnuhi dengan sedimen dan tanah, semak dan pohon kayu yang dibawa oleh air pasca banjir.

Dana embung tersebut, berasal dari pemerintah pusat, program seribu embung di Indonesia, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat kabupaten Limapuluh Kota.

Untuk antisipasi banjir ke depan, sebanyak 21 kepala keluarga pemilik sawah di Jorong Sungai Pinago, Nagari Limbanang sepakat mengirimkan surat kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Limapuluh Kota mengadukan persoalan embung yang diduga masyarakat adanya kesalahan teknis pembangunan embung tersebut. Untuk itu diharapkan penyempurnaan pembangunan embung, menurunkan pintu air satu meter.