Jakarta, Semangatnews.com – Kepergian Mohamed Salah dari Liverpool di akhir musim 2025/2026 membuka babak baru bagi klub raksasa Inggris tersebut. Manajemen kini dihadapkan pada tugas besar mencari sosok pengganti yang mampu mengisi peran vital di lini serang.
Selama hampir satu dekade, Salah menjadi ikon sekaligus mesin gol utama Liverpool. Kontribusinya yang luar biasa membuat posisi winger kanan menjadi salah satu yang paling krusial di dalam skuad.
Seiring kepastian kepergian sang bintang, sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat penerus. Beberapa di antaranya bahkan sudah menunjukkan performa impresif di liga top Eropa.
Salah satu nama yang paling sering dikaitkan adalah Michael Olise. Winger milik Bayern Munchen ini dinilai memiliki kreativitas, visi bermain, dan kemampuan mencetak gol yang mendekati karakteristik Salah.
Selain itu, Bradley Barcola juga masuk dalam radar. Pemain muda Paris Saint-Germain tersebut dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan dribel yang sangat baik di sisi sayap.
Nama berikutnya adalah Anthony Gordon yang tampil impresif di Premier League. Pengalamannya di kompetisi Inggris menjadi nilai tambah yang bisa mempermudah adaptasi jika bergabung ke Anfield.
Tak kalah menarik, talenta muda seperti Yan Diomande juga disebut sebagai opsi jangka panjang. Di usia yang masih sangat muda, ia sudah menunjukkan potensi besar sebagai winger modern.
Keempat pemain ini dinilai memiliki karakteristik yang berbeda namun sama-sama potensial. Liverpool disebut mempertimbangkan kombinasi antara pengalaman dan regenerasi dalam menentukan pilihan.
Namun, menggantikan sosok seperti Salah bukan perkara mudah. Selain kemampuan teknis, pemain pengganti juga harus memiliki mentalitas kuat dan konsistensi tinggi.
Legenda klub bahkan menegaskan bahwa Liverpool membutuhkan pemain “bukan sembarang winger”. Sosok pengganti harus mampu memberikan dampak instan sekaligus menjaga standar tinggi tim.
Di sisi lain, faktor harga transfer juga menjadi pertimbangan penting. Beberapa nama seperti Olise diperkirakan memiliki nilai transfer yang sangat tinggi sehingga membutuhkan strategi finansial matang.
Situasi ini membuat Liverpool harus cermat dalam menentukan langkah di bursa transfer musim panas mendatang. Kesalahan dalam memilih bisa berdampak pada performa tim secara keseluruhan.
Kini, publik menantikan siapa yang benar-benar akan menjadi penerus Salah. Siapapun yang terpilih, tantangan besar sudah menanti untuk melanjutkan warisan sang “Raja Mesir” di Anfield.(*)

