Jakarta, Semangatnews.com – Rien Wartia Trigina atau yang dikenal dengan nama Erin akhirnya memberikan klarifikasi terkait tudingan yang menyebut dirinya mempersulit asisten rumah tangga (ART) untuk pulang hingga berujung kabur dengan cara melompati pagar rumah. Erin membantah seluruh tuduhan tersebut dan menegaskan hubungan kerja yang terjalin selama ini berjalan dengan baik.
Kasus ini mencuat setelah mantan ART bernama Nur mengaku nekat meninggalkan rumah tempatnya bekerja karena ingin bertemu keluarganya. Pengakuan tersebut kemudian menjadi perbincangan luas di media sosial dan berbagai platform digital.
Menanggapi kabar yang berkembang, Erin menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melarang Nur untuk pulang ke kampung halaman. Ia menyebut ada sejumlah kesepakatan kerja yang sebelumnya telah dibicarakan bersama.
Menurut Erin, keputusan Nur untuk berhenti bekerja bukan dipicu oleh perlakuan buruk dari pihak keluarga, melainkan karena adanya tekanan dan permintaan dari keluarga yang menginginkan Nur segera kembali ke rumah.
Erin juga menyayangkan berbagai informasi yang beredar tanpa adanya konfirmasi langsung kepada dirinya. Ia menilai banyak narasi yang berkembang tidak menggambarkan kondisi sebenarnya.
Polemik tersebut kemudian berkembang menjadi perdebatan publik setelah muncul berbagai versi cerita dari pihak-pihak yang terlibat. Sejumlah warganet bahkan ikut memberikan pendapat mereka mengenai hubungan kerja antara majikan dan pekerja rumah tangga.
Di sisi lain, Nur sebelumnya mengaku memilih meninggalkan rumah dengan cara memanjat pagar karena merasa keinginannya untuk pulang belum mendapatkan kepastian. Pernyataan itu sempat menjadi sorotan dan memancing beragam reaksi masyarakat.
Erin menegaskan bahwa keluarganya selalu berusaha memperlakukan pekerja rumah tangga secara baik dan manusiawi. Ia berharap masyarakat dapat melihat persoalan ini secara objektif tanpa terburu-buru mengambil kesimpulan.
Perselisihan yang muncul kini tidak hanya menjadi perbincangan di media sosial, tetapi juga berpotensi berlanjut ke jalur hukum setelah masing-masing pihak mempertahankan versinya masing-masing.
Pihak Erin menyatakan siap memberikan penjelasan dan bukti apabila diperlukan untuk meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
Dengan munculnya klarifikasi tersebut, Erin berharap polemik yang berkembang dapat diselesaikan secara baik dan tidak lagi menimbulkan kesalahpahaman yang berkepanjangan di tengah masyarakat.(*)

