Eza Gionino Sepakat Berikan Nafkah Rp25 Juta per Bulan untuk Tiga Anaknya

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Aktor Eza Gionino telah menyepakati kewajiban memberi nafkah bulanan sebesar Rp 25 juta untuk ketiga anaknya dalam proses mediasi perceraian dengan istrinya, Meiza Aulia Coritha (Echa). Kesepakatan tersebut diatur dalam rangka memperjelas tanggung jawab ayah kepada anak-anaknya sekaligus mempercepat penyelesaian administrasi perceraian.

Pengacara Meiza menyampaikan bahwa nominal nafkah sebesar Rp 25 juta per bulan tersebut ditetapkan karena Eza merasa sanggup menanggung beban tersebut, serta disetujui secara bersama dalam hasil mediasi. Jumlah ini belum termasuk kewajiban biaya pendidikan dan kesehatan anak-anak, yang akan ditangani secara terpisah.

Lebih lanjut, kesepakatan mensyaratkan bahwa nafkah bulanan tersebut akan naik sekitar 10 persen setiap tahun sebagai bentuk penyesuaian terhadap inflasi dan kebutuhan anak yang terus bertumbuh. Mekanisme kenaikan ini diharapkan menghindarkan timbulnya kembali perselisihan di masa datang.

Dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat, agenda utamanya adalah memasukkan hasil mediasi ke dalam gugatan dan menetapkan rincian hak-asuh, pengasuhan, dan tanggung jawab finansial. Kedua pihak pun sudah mulai melakukan verifikasi terkait kesiapan dan rancangan pelaksanaan kesepakatan.

Bagi Eza, kesepakatan nafkah ini juga menjadi wujud tanggung jawabnya sebagai ayah sekaligus figur publik. Ia menegaskan bahwa meski hubungan pernikahan telah memasuki proses akhir, komitmennya kepada anak-anak tetap utama. “Yang penting kebutuhan mereka dipenuhi,” ujar kuasa hukumnya.

Di sisi lain, Meiza menyatakan bahwa dirinya berharap kesepakatan ini memberi kepastian bagi anak-anak serta menciptakan suasana yang lebih stabil bagi tumbuh-kembang mereka. Ia menegaskan bahwa tujuan utama bukan soal angka, melainkan kehadiran dan kesejahteraan anak-anak.

Meski demikian, sejumlah observer hukum keluarga menyebut bahwa angka Rp 25 juta untuk tiga anak memang wajar dalam lingkup selebritas, namun tantangan terbesarnya adalah memastikan realisasi dan pencairan rutin sehingga anak-anak benar-benar menerima manfaat secara konsisten.

Tak kalah penting, pengaturan nafkah ini juga akan diawasi oleh pengadilan agar tidak terjadi wan-prestasi. Bila Eza gagal memenuhi kewajiban, bisa saja pengadilan mengambil langkah administratif seperti pemblokiran atau mekanisme lain sesuai aturan.

Deklarasi ini pun menjadi sorotan publik dan media hiburan, yang mencermati bagaimana figur publik menangani tanggung jawab setelah rumah tangga mereka bergeser ke proses perceraian. Banyak pihak menyatakan apresiasi atas langkah konkret Eza dalam menyelesaikan kewajiban.

Dengan kesepakatan ini akhirnya tercapai, proses perceraian Eza dan Meiza diproyeksikan akan segera tuntas. Yang kini menjadi kunci adalah pelaksanaan nyata dari komitmen tersebut agar anak-anak benar-benar merasakan manfaatnya dan situasi mereka tetap kondusif.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.