Fadli Zon Apresiasi Karya Sutradara Baru Reza Rahadian: Film ‘Pangku’ Dinilai Mengangkat Nama Indonesia

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Menteri Kebudayaan Fadli Zon memberikan apresiasi tinggi kepada film Pangku yang merupakan karya perdana aktor ternama Reza Rahadian sebagai sutradara. Apresiasi itu disampaikan usai pemutaran perdana film tersebut di XXI Plaza Indonesia pada Rabu malam.

Fadli Zon menyebut bahwa Pangku berhasil “memotret realitas Indonesia dari waktu ke waktu” dan menyajikan potret kehidupan yang sangat menyentuh. Ia menambahkan bahwa film ini bukan saja film biasa, melainkan tanda bahwa sineas Indonesia kini mampu bersaing di kancah internasional.

Film tersebut telah memenangkan sejumlah penghargaan internasional, termasuk dari festival bergengsi di luar negeri. Fadli menggarisbawahi bahwa keberhasilan ini menunjukkan bahwa Reza Rahadian bukan hanya aktor, tetapi juga sutradara yang berbakat dan matang.

Lebih lanjut, Fadli menyampaikan harapan agar film‑film Indonesia lainnya dapat “didorong mendunia” melalui jejak yang kini dibuka oleh Pangku. Ia menyebut bahwa momentum ini penting bagi ekosistem perfilman nasional agar makin diperhitungkan.

Dalam sambutannya, Fadli juga menekankan bahwa keberhasilan film ini adalah buah dari kerja keras tim produksi dan keinginan kuat untuk mengangkat kisah nyata yang belum banyak ditemukan di layar lebar. Ia memuji keberanian narasi film yang fokus pada perjuangan seorang ibu dari komunitas minoritas di pesisir Pantura.

Film Pangku sendiri mengangkat tema sosial yang cukup berat: kisah sebuah tradisi “kopi pangku”, di mana seorang perempuan muda mencari pekerjaan demi masa depan anaknya hingga harus berhadapan dengan tantangan hidup di pesisir laut Jawa.

Saat pemutaran perdana, hadir pula sejumlah pejabat budaya dan perfilman seperti Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo dan perwakilan dari LSF serta institusi perfilman nasional. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa film ini memang mendapat perhatian serius dari pemerintah dan stakeholder perfilman.

Giring bahkan menyebut bahwa film tersebut menyentuh sisi personalnya sebagai anak yang melihat pengorbanan seorang ibu, sehingga ia merekomendasikan agar film ini ditonton oleh ibu‑ibu dan anak‑anaknya di seluruh Indonesia.

Bagi Reza Rahadian, film ini merupakan titik awal transisi kariernya dari aktor ke sutradara. Dengan penghargaan yang sudah digenggam internasional, ia kini harus membuktikan bahwa karya berikutnya dapat menjaga ekspektasi.

Apresiasi dari Fadli Zon dan hasil dari festival internasional memberikan angin segar bagi industri film nasional. Momentum ini bisa menjadi batu loncatan agar film Indonesia tidak hanya diproduksi, tetapi juga dihargai dan diakui di luar negeri.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.