Fauzi Bahar : Agama dan Adat Adalah Benteng Kehidupan Generasi Muda

oleh -

Oknum yang Ganggu Pesantren Al Falah Harus Dilawan

SEMANGATNEWS.COM-Banyak orang-orang hebat, mulai dari Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota, Jenderal tentara, polisi dan pengusaha besar di Indonesia ini, yang berasal dari pendidikan pesantren. Jadi Presiden pun bisa santri yang berasal dari pesantren.

Kalimat motivasi dan pemompa semangat itu disampaikan Ketua Umum LKAAM (Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau) Sumbar Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si Datuak Nan Sati ketika menjadi pembina upacara bendera Senin (14/2/2022) di Pondok Pesantren Shine Al Falah Perkampungan Minangkabau, Koto Panjang, Kec. Koto Tangah, Padang.

Karena itu, kata Fauzi Bahar, para santri Pesantren Shine Al Falah tidak boleh minder, tidak boleh kecil hati walaupun berasal dari keluarga kurang mampu, bahkan banyak santri yang berstatus anak yatim. Santri harus berani dan harus bernyali, karena negara tidak akan membedakan yatim atau tidak, tetapi akan melihat prestasi dan kemampuan.

Baca Juga:  Gubernur Mahyeldi Terima Penghargaan Dari KemenLHK Atas Dukungan Konservasi Harimau Sumatra

“Anak-anakku semua, mari tunjukkan prestasi mu. Nilai akademik yang hebat dan kemampuan hafal Al-Qur’an adalah modal untuk melanjutkan pendidikan dan pekerjaan. Mau jadi dokter, mau jadi tentara, atau mau jadi Walikota bisa saja,” kata Fauzi Bahar Datuak Nan Sati, yang juga Walikota Padang dua periode, 2004-2014.

Santri yang hafal Al Qur’an di atas 20 Juzz diuji langsung oleh Fauzi Bahar membacakan ayat Al Qur’an. Tiga orang diantara santri mendapatkan hadiah uang tunai, yaitu Ramadona Zurien Fiamanilah dari Madrasah Aliyah, Nadia dari Madrasah Tsanawiyah dan Niha Aprila dari Madrasah Salafiyah. Ketiganya ditantang untuk masuk kedokteran jika lulus Madrasah Aliyah nantinya.

No More Posts Available.

No more pages to load.