FBS-UNP diminati Mahasiswa dari Lima Provinsi di Sumatera

by -

FBS-UNP diminati Mahasiswa dari Lima Provinsi di Sumatera

Semangatnews.com, Padang – Jurusan seni rupa, FBS (Fakultas Bahasa dan Seni) Universitas Negeri Padang pada tahun akademik 2019/2020 ini terus berbenah diri dengan mengoptimalkan semua potensi yang ada. Dalam jurusan seni rupa didalamnya terdapat program studi (prodi) seni rupa dan Desain Komunikasi Visual (DKV).

Hal itu disampaikan ketua jurusan Seni Rupa, FBS, UNP Padang, Drs. Mediagus, M.Pd didampingi sejumlah staf pengajar kepada semangatnews. com yang juga didampingi Muharyadi seniman dan kurator seni rupa di kantor jurusan seni rupa, FBS, UNP, Sabtu (26/10).

Menurut Mediagus, pada tahun akademik 2019 ini jumlah mahasiswa di jurusan seni rupa FBS,UNP mencapai sekitar 1100 semua tingkatan dari dua prodi, yakni pendidikan seni rupa 600 orang dan Desain Komunikasi Visual (DKV) 500 mahasiswa dari berbagai jalur penenrimaan, kemudian jumlah staf pengajar di dua prodi mencapai 43 orang berkualifikasi pendidikan minimal S2 berbagai perguruan tinggi seni di Indonesia.

Tahun akademik 2019/2020 ini jumlah mahasiswa baru seni rupa, FBS, UNP dari dua prodi mencapai 197 mahasiwa untuk semua jalur penerimaan, dengan rincian 100 orang mahasiswa prodi Desain Komunikasi Visual dan 97 mahasiswa prodi pendidikan seni rupa dari berbagaoi provinsi di Sumatera, jelas Mediagus.

Sementara jumlah mahasiswa yang ada saat ini selain berasal dari Sumatera Barat, juga berasal dari sejumlah provinsi seperti Bengkulu, Riau, Jambi dan Sumatera Utara, ujar Mediagus tanpa merinci presentase masing-masing jumlah mahasiswa dari berbagai daerah tersebut.
Untuk mahasiswa baru kini di dua prodi, biasanya memanfaatkan hari sabtu setiap minggunya untuk kegiatan krida yang berisikan pembinaan minat dan bakat mahasiswa baru, tetapi kini jadwalnya digeser pada hari minggu, karena pada hari sabtu banyak jadwal kegiatan perkuliahan yang tidak bisa digeser ke waktu lain, Ujar Mediagus.

Dari jumlah staf pengajar yang ada jelas Mediagus lagi, sejak senin hingga bahkan minggu, staf pengajar yang ada memang diakui banyak berada di kampus, belum lagi termasuk pengabdian masyarakat yang secara situasional staf pengajar harus melakukannya, tanpa mengorbankan kegiatan akademik di kampus.
Salah seorang staf pengajar seni rupa, FBS UNP, Yasrul Sami B, di tempat yang sama menyebutkan kegiatan krida dan pengabdian masyarakat di luar rutinitas akademik, merupakan kegiatan menarik untuk diikuti, mengingat keduanya memiliki makna penting dalam seni rupa seperti prodi pendidikan seni rupa dan DKV, terlebih dilihat dari perspektif kebudayaan.

Untuk pengabdian masyarakat baik staf pengajar mau maupun mahasiswa berorientasi bagaimana kegiatan yang ada tersebut dapat berkolaborasi dengan dua prodi jurusan seni rupa yang diharapkan benar-benar dapat menyentuh subtansi kebutuhan masyarakat di lapangan selain kegiatan sosial lainnya yang menyertai didalamnya.

Sementra kegiatan krida yang rutin dilaksanakan setiap minggu, dimaksudkan untuk pembinaan mahasiswa baru guna melihat minat dan bakat mereka sejalan kebutuhan yang ada ditengah-tengah pembanguan Sumber Daya Manuasia saat, jelas Yasrul Sami B yang juga seniman dan kurator ini menambahkan. (FR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.