Ferry Irwandi Menerima Penghargaan Inspiring Newsmaker of The Year 2025 dari IDN Times.
SEMANGATNEWS.COM. Di tengah hiruk-pikuk informasi yang seringkali dangkal, nama Ferry Irwandi muncul sebagai oase. Dalam forum Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 yang digelar oleh IDN Times, Ferry resmi dinobatkan sebagai Inspiring Newsmaker of The Year 2025 untuk kategori Social Justice and Solidarity Leadership. Penghargaan ini bukan sekadar piala di atas lemari, melainkan pengakuan atas dampak nyata yang ia ciptakan sepanjang tahun lalu.
Panglima Solidaritas Ferry Irwandi, melalui bendera Malaka Project, telah membuktikan bahwa kekuatan audiens bisa diubah menjadi kekuatan penyelamat. Aksi masifnya dalam menggalang dana untuk korban bencana banjir dan longsor di Sumatera tahun 2025 menjadi bukti autentik.
Ia tidak hanya bicara, ia menggerakkan.
Ia tidak hanya mengeluh, ia memberi solusi.
Kapasitasnya dalam menggalang solidaritas publik menjadikannya sosok pemimpin di sektor komunikasi yang inovatif. Ferry memahami bahwa di era digital, kepemimpinan tidak harus lahir dari struktur formal, melainkan dari kepercayaan (trust) yang dibangun lewat konsistensi dan integritas.
Sebagai Founder dan CEO Malaka Project, Ferry membawa nafas baru dalam dunia jurnalisme. Ia berani menyuarakan isu-isu sosial dan politik secara kritis, seringkali mengambil sudut pandang yang diabaikan oleh media arus utama. Baginya, jurnalisme bukan sekadar profesi, melainkan “kunci”.
Dalam pidato penerimaannya, Ferry menyampaikan pesan yang sangat fundamental: “Jurnalisme yang baik adalah kunci lahirnya pemerintahan, negara, dan sistem yang lebih baik.” Pernyataan ini menegaskan posisinya bahwa mendukung jurnalisme berkualitas adalah tugas kolektif demi menjaga kewarasan bangsa dan kesehatan demokrasi.
Ferry bersanding dengan 51 tokoh nasional lainnya, mulai dari birokrat hingga inovator teknologi. Namun, keberadaannya di sana terasa spesial karena ia mewakili suara “akar rumput digital”. Ia membuktikan bahwa industri kreatif tidak harus selalu tentang konten viral yang kosong, tapi bisa menjadi alat untuk menegakkan keadilan sosial (social justice).
Penghargaan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di balik layar smartphone kita, ada orang-orang seperti Ferry Irwandi yang bekerja keras memastikan bahwa kebenaran tetap tersampaikan dan mereka yang tertindas mendapatkan bantuan. Melalui jurnalisme berkualitas, Ferry sedang membantu kita membangun fondasi negara yang lebih baik.
“Jurnalisme adalah cahaya di dalam kegelapan ketidakadilan. Ketika jurnalisme mati, maka gelaplah mata sebuah bangsa. Jadilah penikmat konten yang cerdas, dukunglah mereka yang berani bersuara untuk kebenaran, karena masa depan sistem negara kita sangat bergantung pada seberapa jernih informasi yang kita konsumsi hari ini.”
”Selamat ya bang Ferry!”. (Andrian)
