Padang Panjang, Semangatnews.com – Festival Alang-Alang Baradaik yang berlangsung sejak November 2025 resmi ditutup oleh Wali Kota Hendri Arnis di kawasan Desa Wisata Kubu Gadang, Ahad (7/6). Penutupan festival berlangsung meriah dan dihadiri ratusan peserta serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Festival tersebut menjadi salah satu ajang budaya yang mempertemukan masyarakat Padang Panjang, Batipuh, dan X Koto dalam suasana penuh keakraban melalui tradisi permainan layang-layang.
Sejak pertama digelar, kegiatan ini berhasil menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa yang memiliki ketertarikan terhadap permainan tradisional.
Wali Kota Hendri Arnis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan festival hingga mencapai puncak acara penutupan.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Selain menjadi sarana hiburan, festival ini juga menghadirkan ruang interaksi yang memperkuat hubungan sosial antarwarga dari berbagai daerah.
Hendri menilai nilai kebersamaan yang tumbuh selama festival berlangsung merupakan modal penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat.
Pemerintah Kota berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan budaya yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus menjadi sarana promosi wisata.
Keberadaan Desa Wisata Kubu Gadang sebagai lokasi kegiatan dinilai turut memberikan nilai tambah karena memperkenalkan potensi wisata lokal kepada masyarakat luas.
Pada kesempatan tersebut, para pemenang lomba layang-layang menerima penghargaan atas prestasi yang berhasil diraih selama kompetisi berlangsung.
Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi bukti bahwa tradisi permainan layang-layang masih memiliki tempat istimewa di tengah perkembangan zaman.
Pemerintah berharap Festival Alang-Alang Baradaik dapat terus berkembang menjadi agenda budaya tahunan yang semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat maupun wisatawan.(eti)

