FIFA Soroti GBK, Kapasitas Stadion Ikonik Indonesia Disebut Setara Populasi Negara

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Sorotan datang dari FIFA terhadap Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) yang kembali menjadi perhatian dunia menjelang gelaran FIFA Series 2026. Stadion kebanggaan Indonesia itu dinilai memiliki kapasitas yang luar biasa besar.

Dalam ulasannya, FIFA menyebut kapasitas GBK yang mencapai sekitar 82 ribu penonton setara dengan jumlah populasi sebuah negara kecil di Karibia, yakni Saint Kitts and Nevis.

Perbandingan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas besarnya skala stadion yang menjadi markas Timnas Indonesia dalam berbagai ajang internasional.

GBK sendiri memang dikenal sebagai salah satu stadion terbesar di Asia Tenggara dan kerap menjadi tuan rumah pertandingan penting, baik level regional maupun internasional.

Kapasitas besar stadion ini memberikan atmosfer yang sangat kuat bagi setiap pertandingan yang digelar, terutama saat Timnas Indonesia bermain di hadapan puluhan ribu suporter.

FIFA menilai, dukungan penonton dalam jumlah besar seperti di GBK dapat menjadi faktor pembeda dalam pertandingan sepak bola modern.

Apalagi dalam ajang FIFA Series 2026, Indonesia akan menghadapi tim-tim dari berbagai konfederasi, termasuk Saint Kitts and Nevis yang menjadi lawan di laga pembuka.

Menariknya, jumlah penonton yang bisa ditampung di GBK bahkan sebanding dengan total penduduk negara tersebut, sehingga menghadirkan perbandingan yang cukup unik.

Hal ini juga menunjukkan betapa besar antusiasme masyarakat Indonesia terhadap sepak bola, yang selalu memenuhi stadion dalam setiap laga penting.

Selain itu, kondisi stadion yang telah direnovasi membuat GBK semakin layak menjadi tuan rumah ajang internasional bergengsi.

Dengan sorotan dari FIFA ini, posisi Indonesia sebagai salah satu pusat sepak bola di Asia semakin diperhitungkan di mata dunia.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.