PADANG, SEMANGATNEWS.COM – Sebuah galeri mini berisikan karya karya seni rupa dan kerajinan berbasis budaya lokal yang juga mini bakal hadir di kota Padang, Sumatera Barat.
Konsep mendirikan galeri mini berawal dengan semangat bahwa ; di Sumatera Barat sejak lama dikenal dengan karya karya terbaik yang hanya bisa disaksikan melalui pameran dan iven iven tertentu. Sementara masyarakat membutuhkan pengamatan langsung karya karya terbaik para seniman sangat terbatas, bahkan masyarakat bukan tidak mungkin juga mampu mengoleksinya jika karya karya tersebut dapat lansung di galeri.
Kecuali teman teman perupa yang telah memiliki studio dengan ukuran memadai, mungkin tak jadi soal untuk menempatkan bahkan memajang karya. Tetapi banyak juga karya karya terbaik yang diciptakan kemudian ditempatkan secara bertumpuk dan tidak teratur, hingga mengakibatkan karya rusak, bahkan tidak dikenali bentuk asli karya.
Hal ini Roby Erman (45 th), guru seni rupa, seniman, yang juga pemilik ZarWaAdvertising sampaikan kepada semangatnews.com di ZarWaGaleri, Jalan M. Yunus No : 161 Sarang Gagak, Kelurahan Anduring, Kec. Kuranji, Padang, Jumat Sore (22/08/25).
Dalam dua dekade terakhir frekwensi pameran seni lukis, seni patung dan seni terapan di Sumatera Barat cukup tinggi, baik pameran yang dilaksanakan institusi pemerintah, sanggar sanggar seni, museum dan perguruan tinggi seni cukup tinggi ditandai banyaknya bermunculan karya karya terbaik. Ini menandai semangat berkarya teman teman seniman cukup tinggi, tanpa kehilangan roh dan nilai nilai estetikanya.
Namun selesai pameran, karya tersebut tenggelam begitu saja, bahkan ada diantaranya yang tidak terawat sama sekali, apalagi untuk karya dua dimensi seperti seni lukis, desain dan lainnya bertumpuk tumpuk. Kasihan karya seni diciptakan hasil penjelajahan kreativitas seniman akhirnya tenggelam dan rusak begitu saja.
Kemudian jumlah kolektor yang mengoleksi karya pun boleh dikatakan sangat minum. Kantor kantor instansi pemerintah, BUMN dan OPD yang ada juga jarang terdengar mengoleksi karya seniman melalui iven pameran. Padahal dengan mengoleksi karya teman teman seniman sekaligus juga turut membantu seniman untuk membuat karya berikutnya.
Untuk itu pulalah tergerak hati saya mendirikan Galeri Seni Rupa dan karya terapan yang kini masih dalam tahap persiapan, meski baru dalam awal dan berukuran kecil agar dapat menghimpun dan menggelar karya teman teman seniman untuk di pajang bahkan dikoleksi sesuai kesepakatan pihak galeri dan seniman,” ujar Roby Erman.
Dalam planing tim manajemen galeri, sebagai langkah awal ia telah menyediakan ruangan meski berukuran kecil untuk penempatan karya, baik lukis, patung, keramik dan karya terapan termasuk batik Minang berbasis budaya akan kita prioritaskan sebagai isi galeri yang dibantu tim manajemen.
Khusus seni murni seperti seni lukis, seni patung dan keramik pihak galeri nantinya akan menghubungi teman teman perupa baik yang ada di Sumbar maupun luar daerah untuk mengikutsertakan karya karyanya berukuran kecil dan mudah dibawa jika kolektor atau pun peminat berkeinginan untuk mengoleksinya, ujar Roby Erman memberi penjelasan.
Cendra Mata dan Batik Minang Berbasis Budaya Lokal
Galeri yang diberi nama ZarWaGaleri dan baru pertama ada di kota Padang, selain akan menempatkan karya seni murni seprti lukisan, patung, desain dan lainnya juga direncanakan akan memajang kerajinan tangan dan batik Minang berbasis budaya lokal. Tujuannya, semata untuk memperkuat karya seni murni dan desain.
Hal ini dimaksudkan agar masyarakat dapat mengamati, melihat bahkan mengoleksi hasil terbaik para pearjin di daerah ini. Sekaligus juga turut membantu teman teman perajin yang berkarya dengan peminat cendra mata bisa juga dalam bentuk souvenir dengan sentuhan estetika tinggi. Di galery ini pun nantinya buka tidak mungkin terbuka lebar sebagai ruang transaksi karya dengan peminat yang ingin mengoleksi karya,” ujar Roby.
Ketika ditanya kapan ZarWaGaleri ini mulai beroperasi sebagaimana yang disampaikan sebelumnya. “Insya Allah dalam waktu dekat”, mengingat saat ini pihak tim manajemen zarWaGalery tengah menjalin komunikasi dengan teman teman seniman, para perajin dan institusi daerah seperti Dinas Pariwisata, dan pihak pihak terkait lainnya,” jelas Roby menambahkan. (mh)
