Jakarta, Semangatnews.com – Pelatih Timnas Italia Gennaro Gattuso menunjukkan sikap rendah hati usai kegagalan timnya lolos ke Piala Dunia 2026. Ia menegaskan tidak pantas mengomentari arah sepakbola Italia yang tengah disorot.
Italia kembali gagal menembus putaran final setelah kalah dari Bosnia dalam babak playoff. Hasil ini membuat Gli Azzurri mencatat kegagalan tiga kali beruntun tampil di ajang Piala Dunia.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan berat bagi Italia yang memiliki sejarah panjang sebagai salah satu kekuatan besar sepakbola dunia. Publik pun mulai mempertanyakan kondisi sepakbola Italia saat ini.
Di tengah kritik tersebut, Gattuso justru memilih merendah. Ia menilai dirinya bukan sosok yang tepat untuk menilai apa saja yang harus diubah dalam sistem sepakbola Italia.
“Saya tidak pantas untuk mengatakan apa yang harus diubah,” ujar Gattuso dengan nada emosional usai pertandingan.
Ia menambahkan bahwa ada pihak lain yang lebih kompeten untuk menilai dan menentukan arah perubahan sepakbola Italia ke depan.
Gattuso juga mengaku sangat terpukul dengan hasil ini. Ia menggambarkan rasa kecewa yang begitu dalam setelah timnya gagal memenuhi harapan publik.
Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain yang dinilainya sudah berjuang maksimal sepanjang pertandingan.
Menurutnya, para pemain tidak pantas menerima hasil buruk tersebut karena telah menunjukkan kerja keras dan determinasi tinggi di lapangan.
Kegagalan ini sekaligus memperpanjang catatan buruk Italia di ajang Piala Dunia setelah sebelumnya juga absen pada edisi 2018 dan 2022.
Situasi ini membuat banyak pihak mendesak adanya reformasi besar dalam sistem sepakbola Italia, mulai dari pembinaan pemain hingga kompetisi domestik.
Namun bagi Gattuso, fokus utama saat ini adalah introspeksi dan menghargai perjuangan tim, bukan langsung menyalahkan sistem secara keseluruhan.(*)

