Geger Soal Rektor UI, Mirip Kisah Film ( Episode Ari Kuncoro & Baco Puraga)

oleh -

Geger Soal Rektor UI, Mirip Kisah Film
( Episode Ari Kuncoro & Baco Puraga)

Catatan Ilham Bintang

Semboyan atau konsep operasional moral Universitas Indonesia adalah
Veritas, Probitas, Iustitia —Kebenaran, Kejujuran, Keadilan. Tapi, kisah yang berkecamuk di sana sebulan terakhir mirip film atau sinetron: dijejali logika serba kebetulan. Tidak ada diskursus terkait nilai- nilai yang terkandung dalam semboyan mulia UI itu.

// Yang Haq vs Yang Batil //

Baca Juga:  Kunci Jawaban Tema 3 Kelas 5 Halaman 40 41 42 43, Subtema 1 Bagaimana Tubuh Mengolah Makanan: Pembelajaran 6

Berawal dari meme mahasiswa BEM -UI yang bikin geger itu ” Jokowi, The King Of Lip Service”. Sabtu meme beredar, Minggu mahasiswa itu sudah disidang rektorat. Mahasiswa diminta mencabut meme, tapi mereka tak mau. Dari kasus meme itu terungkap lah rangkap jabatan Rektor UI sebagai komisaris di Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang dilarang di Statuta UI. Seperti biasa di “negeri + 62 ” setiap kasus selalu menampilkan pertarungan antara pembela dengan yang sebaliknya.
Dalam film dikenal istilah, konflik antara tokoh antagonis vs protagonis dengan berbagai bumbu cerita. Pertarungan yang Haq versus yang Batil.
Itulah yang bergulir sampai sekarang.

Baca Juga:  Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 2 Halaman 99 Sampai 100, Pembelajaran 1 Subtema 3 Energi Alternatif

Cerita lalu berkembang dengan terbitnya PP 75/2021 yang diteken Presiden Jokowi awal Juli. PP itu mengubah Statuta UI yang lama ( PP 68/2013). Dengan statuta yang baru : Rektor UI sah merangkap jabatan Rektor UI dan Wakil Komut BRI yang bergaji Rp.1,5 Milyar / bulan.
Dengan statuta baru UI cerita maunya endgame. Tapi ternyata tidak. Ari Kunco malah mundur dari jabatan Komisaris BRI. Padahal, kurang apa Presiden Jokowi sudah pasang badan untuk Sang Rektor.

No More Posts Available.

No more pages to load.