Padang, – Pengelolaan sistem data kewilayahan (sektoral), yang saat ini masih terfragmentasi manual dan minim visualisasi, menghambat efisiensi serta akses informasi bagi Masyarakat. Sehingga hadirnya GeoPortal Padati mampu mewujudkan berbagai solusi yang mengatasi hambatan tersebut. Kamis, (25/06/26).
Diko Eka Putra mengungkapkan di era transformasi digital saat ini, data sektoral bukan sekedar pelengkap administrastif, melainkan fondasi utama dalam tata kelola pemerintahan.
“dalam pembangunan layanan pemerintah tentu butuh data yang akurat, terintegrasi, dan mudah diakses adalah kunci pembangunan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan,” Ungkap Diko saat diskusi sistem itu dengan pihak Kominfo diruangan kerja Kepala Bagian Umum.

Disisi lain Diko menuturkan Geoportal Padati adalah sebuah data sektoral yang merupakan kumpulan informasi yang dikelola oleh instansi pemerintah (Kementerian/Lembaga), sesuai dengan tugas dan fungsi pokok dalam Pemerintahan khususnya di Kota Padang.
“hadirnya sistem ini tentu sangat tepat dan sesuai dengan visi dan misi yang ada di Pemerintah Kota Padang, seperti halnya mewujudkan Kota Pintar (Smart City), dan penguatan tata kelola yang inovatif dan responsive,” Tuturnya.

Dijelaskannya sebagai bentuk pelayanan publik yang terintegrasi, standarisasi, digitalisasi, dan visualisasi data untuk mendukung tata kelola pemerintahan harus efektif, transparan, dan berorientasi. Tentu hadirnya GeoPortal Padati menjadi bahan penting dalam pengelolaan data berbasis teknologi yang sangat bermanfaat dalam pemerintahan.
“GeoPortal Padati ini mampu memperlihatkan berbagai bahan yang sangat dibutuhkan dalam menjalankan tata kelola pemerintahan, seperti halnya : batas wilayah, jumlah penduduk, Pembangunan fisik infrastruktur manunggal ataupun aspirasi, posyandu, TPS, LPS, bank sampah, titik umkm, Lokasi masjid/mushalla, rumah gizi, sekolah, dokter warga, daerah rawan bencana, kejadian bencana, daerah rawan kenalakan remaja, depot air, penginapan dan rumah kos,” Jelas Diko Kepala Bagian Umum itu.
Ditambahkannya berjalannya sistem tersebut tentu butuh dukungan dari berbagai pihak baik lintas Dinas maupun pihak terkait seperti kepala seksi pada Kecamatan dan kelurahan hingga RT dan RW yang hadir langsung di lingkungan masyarakat.
“Banyak pihak yang mendukung teraplikasinya sisem ini, baik struktural yang ada di kecamatan, keluharan hingga RT dan RW yang merampung data menjadi akurat,” jelasnya.
Dengan demikian ia berharap dengan hadirnya sistem pengelolaan data kewilayahan berbasis teknologi informasi GeoPortal Padati mampu merealisasikan kinerja pemerintah yang lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang ada di Kota Padang terkhusus pada Kecamatan Padang Timur.

