Jakarta, Semangatnews.com – Pelatih Pep Guardiola menegaskan bahwa persaingan gelar Premier League musim 2025/2026 belum sepenuhnya berakhir, meski timnya kini berada dalam posisi yang tidak menguntungkan.
Pernyataan tersebut muncul setelah Manchester City gagal meraih kemenangan penting saat ditahan imbang oleh Everton dengan skor 3-3 dalam laga dramatis.
Hasil itu membuat jarak poin dengan pemuncak klasemen Arsenal melebar menjadi lima poin, meskipun City masih memiliki satu pertandingan sisa lebih banyak.
Guardiola mengakui bahwa situasi kini tidak sepenuhnya berada di tangan timnya. Namun, ia menolak menyerah dan tetap percaya peluang juara masih terbuka hingga laga terakhir.
Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, masih ada beberapa pertandingan yang bisa mengubah situasi. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi di sisa musim yang semakin krusial.
Dalam laga melawan Everton, City sempat menunjukkan semangat juang tinggi dengan mencetak gol penyama di menit akhir. Hal itu dinilai sebagai bukti karakter tim yang belum habis.
Meski kehilangan poin penting, Guardiola melihat sisi positif dari performa anak asuhnya yang terus berusaha hingga peluit akhir dibunyikan.
Namun demikian, tekanan kini semakin besar karena Arsenal hanya membutuhkan hasil maksimal di sisa pertandingan untuk mengunci gelar juara.
Guardiola pun menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah memenangkan seluruh laga tersisa sambil berharap pesaing tergelincir.
Situasi ini membuat persaingan gelar semakin menarik di pekan-pekan terakhir musim. Setiap pertandingan akan menjadi penentu nasib kedua tim.
Dengan keyakinan bahwa liga belum selesai, Manchester City bertekad terus berjuang hingga akhir demi mempertahankan peluang meraih trofi.(*)

