Jakarta, Semangatnews.com – Pep Guardiola, manajer Manchester City, mengaku terkejut dengan hasil luar biasa yang diraih timnya dalam laga final Carabao Cup 2026 melawan Arsenal di Stadion Wembley, London, setelah City mengalahkan rivalnya itu dengan skor 2‑0. Kemenangan ini bukan hanya membawa piala domestik, tetapi juga menunjukkan betapa timnya mampu tampil di level tertinggi meski tak banyak yang memprediksinya sebelum kick‑off.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Guardiola menyatakan ia sendiri tidak menyangka timnya bisa menampilkan performa dominan seperti yang terjadi di final. Ia menegaskan bahwa kualitas tim dan motivasi para pemain menjadi kunci dalam pencapaian tersebut, terutama ketika melawan lawan yang tengah memiliki musim kuat di semua kompetisi.
Gol‑gol yang membawa City meraih gelar ini dibuat oleh Nico O’Reilly, yang tampil sebagai bintang pertandingan dengan mencetak kedua gol di menit‑menit krusial laga. Performa luar biasa O’Reilly diapresiasi oleh Guardiola sebagai bukti kedalaman skuad dan kesiapan para pemain muda saat diberi peluang tampil di momen besar.
Guardiola juga sempat menanggapi selebrasi emosional yang ia lakukan di pinggir lapangan setelah gol kedua tercipta, menegaskan bahwa itu bukan tindakan tidak menghormati Arsenal, melainkan ekspresi kebahagiaan atas pencapaian timnya setelah perjuangan panjang musim ini.
Kemenangan ini sekaligus menjadi gelar Carabao Cup kelima bagi Guardiola bersama Manchester City — menempatkannya sebagai salah satu manajer tersukses di kompetisi tersebut sepanjang sejarah klub. Guardiola menyebut prestasi ini sebagai hasil kerja keras seluruh pihak di klub.
Meski berhasil mencuri kemenangan atas Arsenal di final, Guardiola tetap menekankan bahwa musim masih panjang dan tantangan berikutnya jauh lebih besar. Ia menyebut bahwa timnya harus terus fokus pada tujuan utama, termasuk bersaing di Premier League dan kompetisi antarklub Eropa di mana tekanan kompetitif tidak kalah tinggi.
Final Carabao Cup ini juga memberikan tekanan tambahan pada Arsenal, yang meskipun unggul jauh di klasemen Liga Inggris, harus menelan kekalahan yang mengejutkan di laga puncak. Berbagai analis sepakbola menilai hasil ini bisa berdampak pada moral juara liga potensial tersebut di pertandingan berikutnya.
Reaksi publik terhadap kemenangan City juga beragam. Para pendukung City memadati media sosial dengan pujian terhadap strategi dan keberanian Guardiola, sementara fan Arsenal menyatakan kekecewaan atas hasil yang dinilai tak mencerminkan dominasi klub mereka selama kompetisi domestik musim ini.
City kini bersiap menghadapi seri berikutnya di liga domestik, dengan target mempertahankan momentum positif usai kemenangan di final. Guardiola berharap timnya bisa mempertahankan konsistensi performa di semua kompetisi, termasuk saat menghadapi tantangan berat dari rival lain di liga.
Sementara itu, Guardiola juga memberikan pujian khusus kepada lini belakang timnya yang berhasil menahan serangan Arsenal sepanjang pertandingan, menegaskan pentingnya keseimbangan antara pertahanan dan serangan dalam strategi timnya.
Pelatih asal Spanyol ini menyebutkan bahwa meskipun ia terkejut dengan hasilnya, keyakinan terhadap tim tidak pernah hilang. Ia menyatakan bahwa para pemain telah menunjukkan kualitas luar biasa dalam pertandingan besar, sesuatu yang ia dan staf pelatih banggakan.
Dengan piala Carabao Cup kini berada di gudang trofi Manchester City, fokus Guardiola dan tim akan bergeser ke pertandingan berikutnya di liga dan kompetisi Eropa, di mana keberhasilan di Wembley diharapkan bisa menjadi pemacu semangat untuk meraih lebih banyak prestasi di sepanjang musim ini.(*)

