Gubernur Mahyeldi : Pemuda adalah agen perubahan hadapi pandemi COVID-19

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Generasi muda adalah agen perubahan yang harus mampu membuat langkah besar untuk menjawab segala permasalahan bangsa salah satunya tekanan akibat pandemi COVID-19.

“Hingga saat ini tidak ada satupun literatur yang bisa menjadi pedoman menghadapi permasalahan komplek yang diakibatkan oleh COVID-19. Artinya solusi harus datang dari kita sendiri. Generasi muda yang berilmu harus bisa mencari solusi yang terbaik,” hal ini dikatakan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi saat menghadiri Wisuda ke-8 Pasca Sarjana, Sarjana dan Diploma periode I tahun 2020/2021 Univesitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), di Padang, Sabtu, (19/6/2021)

Baca Juga:  Hut Bhayangkara ke-75, Bupati Safaruddin Mengucapkan Selamat Di Mapolresta Limapuluh Kota

Mahyeldi mengatakan pandemi COVID-19 bukan hanya berdampak pada kesehatan tetapi juga sosial ekonomi.

Dalam tataran pemerintahan, terjadi refocusing anggaran yang bedampak pada tidak terlaksananya program yang direncanakan.

Pertumbuhan ekonomi penurunan. Tahun 2020 pertumbuhan perekonomian Sumbar minus 1,6 persen.

“COVID-19 ini belum ada tanda akan berakhir di Indonesia. Artinya tekanan pada anggaran negara belum tentu akan berkurang. Ini masih akan berpengaruh pada ekonomi masyarakat,”katanya.

Baca Juga:  Kembali Satu Orang Meninggal, 19 Positif Covid-19 Di Payakumbuh

Meski demikian ia meyakini kondisi itu juga merupakan tantangan untuk menjadi kreatif, menjadi yang menemukan solusi untuk menyikapi permasalahan.

“Presiden Joko Widodo pernah menyebutkan bahwa 2040 Indonesia akan jadi satu dari empat negara besar di dunia. Salah satu faktornya adalah bonus demografi. Karena jumlah angkatan kerja muda yang banyak,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.