Guterres Kenang Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Tegaskan Serangan terhadap Pasukan PBB Tak Bisa Dibiarkan

by

Jakarta, Semangatnews.com – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa António Guterres memberikan penghormatan kepada personel Indonesia yang gugur ketika menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Dalam kunjungannya ke Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (19/10/2026), Guterres menegaskan pentingnya menjamin keselamatan pasukan yang bertugas di wilayah konflik.

Kunjungan tersebut menjadi momen untuk mengenang empat personel penjaga perdamaian Indonesia yang gugur pada akhir Maret 2026. Guterres meletakkan karangan bunga sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian para prajurit yang kehilangan nyawa ketika menjalankan mandat internasional untuk menjaga perdamaian.

Dalam kesempatan itu, Guterres menyampaikan bahwa pengorbanan personel penjaga perdamaian tidak boleh dilupakan. Mereka menjalankan tugas di tengah situasi keamanan yang berbahaya demi membantu melindungi masyarakat sipil dan membuka peluang terciptanya stabilitas di wilayah yang dilanda konflik.

Guterres juga mengecam serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang. Karena itu, serangan yang menargetkan personel PBB harus ditindaklanjuti melalui proses pertanggungjawaban yang sesuai.

Ia mendesak negara-negara anggota PBB untuk memenuhi kewajiban mereka dalam menjamin keselamatan personel yang bertugas di bawah mandat organisasi internasional tersebut. Perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian dinilai penting agar mereka dapat menjalankan tugas tanpa menghadapi ancaman yang seharusnya dapat dicegah.

Selain memberikan penghormatan kepada prajurit yang gugur, Guterres menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Indonesia dalam operasi pemeliharaan perdamaian. Hampir 2.000 personel Indonesia saat ini bertugas dalam tujuh misi PBB di berbagai belahan dunia. Jumlah tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara yang berperan penting dalam mendukung operasi perdamaian internasional.

Kontribusi personel Indonesia mencakup berbagai tugas, mulai dari membantu meredakan ketegangan, melindungi warga sipil, hingga mendukung penyaluran bantuan kemanusiaan. Melalui tugas tersebut, para personel diharapkan mampu membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman sehingga upaya penyelesaian konflik melalui jalur politik dapat berjalan.

Indonesia juga mempersiapkan personel untuk menjalankan misi perdamaian di Republik Afrika Tengah melalui MINUSCA. Dalam kunjungannya, Guterres dijadwalkan bertemu dengan prajurit yang akan diberangkatkan ke negara tersebut. Penugasan ini menjadi bagian dari upaya internasional untuk membantu menstabilkan wilayah yang masih menghadapi tantangan keamanan.

Peran Indonesia dalam misi perdamaian turut memperkuat hubungan kerja sama dengan PBB. Dukungan tersebut mencerminkan komitmen Indonesia terhadap penyelesaian konflik melalui kerja sama internasional, sekaligus partisipasi dalam menjaga keamanan dan stabilitas di berbagai kawasan.

Kunjungan Guterres ke Indonesia berlangsung pada 17–19 Oktober 2026 dan mencakup pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas sejumlah persoalan internasional, termasuk situasi Palestina, reformasi sistem multilateral, dan penguatan kemitraan Indonesia dengan PBB.

Lawatan ini berlangsung menjelang berakhirnya masa jabatan Guterres sebagai Sekretaris Jenderal PBB pada Desember 2026. Di tengah berbagai konflik yang masih berlangsung, pesan yang disampaikannya menegaskan bahwa upaya menjaga perdamaian harus berjalan seiring dengan perlindungan terhadap mereka yang menjalankan misi tersebut. Pengorbanan personel Indonesia di Lebanon menjadi pengingat bahwa keselamatan penjaga perdamaian merupakan tanggung jawab bersama masyarakat internasional.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.