Harga Emas Antam di Pegadaian Kompak Turun, Investor Mulai Wait and See

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Harga emas Antam yang dijual di Pegadaian mengalami penurunan pada perdagangan Senin, 11 Mei 2026. Pelemahan harga ini terjadi di tengah pergerakan pasar global yang masih dipengaruhi penguatan dolar Amerika Serikat dan perubahan sentimen investor terhadap aset safe haven.

Berdasarkan data terbaru, emas Antam ukuran 1 gram di Pegadaian dipatok di kisaran Rp2,9 juta per gram. Nilai tersebut turun dibandingkan perdagangan sebelumnya dan langsung menjadi perhatian para investor logam mulia.

Tak hanya Antam, harga emas UBS dan Galeri24 juga ikut mengalami koreksi. Penurunan harga terjadi hampir di seluruh ukuran gramasi mulai dari 0,5 gram hingga 100 gram.

Untuk emas Antam ukuran 0,5 gram, Pegadaian membanderol harga di atas Rp1,5 juta. Sementara ukuran 5 gram dan 10 gram masing-masing berada di kisaran Rp14 juta hingga Rp29 juta.

Analis pasar menilai penurunan harga emas dipicu oleh penguatan indeks dolar AS yang membuat investor global mulai mengurangi pembelian aset lindung nilai seperti emas. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap harga emas domestik.

Meski mengalami koreksi, minat masyarakat terhadap investasi emas disebut masih cukup tinggi. Banyak investor justru memanfaatkan penurunan harga untuk membeli emas sebagai investasi jangka panjang.

Pegadaian sendiri tetap menjadi salah satu tempat favorit masyarakat untuk membeli emas karena menyediakan berbagai pilihan produk logam mulia dengan ukuran yang beragam. Selain pembelian tunai, layanan cicilan emas juga masih diminati.

Di sisi lain, harga buyback atau jual kembali emas juga ikut mengalami penyesuaian. Kondisi ini membuat sebagian investor memilih menahan emas mereka sambil menunggu harga kembali menguat.

Pelaku pasar memperkirakan volatilitas harga emas masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Faktor global seperti arah suku bunga The Fed dan perkembangan geopolitik dunia dinilai masih menjadi penentu utama pergerakan harga emas.

Selain dipengaruhi sentimen internasional, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga ikut memengaruhi harga emas di pasar domestik. Jika rupiah melemah, harga emas berpotensi kembali naik.

Meski harga sedang turun, emas tetap dianggap sebagai instrumen investasi yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi global. Banyak investor masih melihat logam mulia sebagai aset penting untuk menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.