Jakarta, Semangatnews.com – Harga emas batangan di Pegadaian kembali mengalami penurunan pada perdagangan Minggu, 17 Mei 2026. Penurunan terjadi pada seluruh produk logam mulia, mulai dari Galeri 24, UBS, Antam hingga Antam Retro.
Kondisi tersebut langsung menjadi perhatian para investor emas, terutama masyarakat yang rutin memantau pergerakan harga logam mulia sebagai instrumen investasi jangka panjang. Pelemahan harga dinilai dipengaruhi dinamika pasar global dan penguatan dolar Amerika Serikat.
Berdasarkan data terbaru, harga emas Galeri 24 ukuran 1 gram kini berada di level Rp2.764.000. Angka tersebut turun dibanding perdagangan sebelumnya yang masih bertahan di atas Rp2,7 juta per gram.
Sementara itu, emas Antam ukuran 1 gram tercatat dijual seharga Rp2.866.000. Produk Antam masih menjadi jenis emas dengan harga tertinggi dibanding produk lain yang dijual Pegadaian.
Untuk produk UBS, harga emas ukuran 1 gram turun menjadi Rp2.793.000. Penurunan tersebut membuat investor kembali mempertimbangkan momentum pembelian di tengah tren koreksi harga emas saat ini.
Selain emas reguler, produk Antam Retro juga ikut mengalami pelemahan harga. Produk ini sebelumnya cukup diminati karena memiliki desain klasik dan nilai koleksi tersendiri di kalangan investor emas fisik.
Pengamat pasar menilai koreksi harga emas saat ini masih dipengaruhi sentimen global, terutama pergerakan suku bunga Amerika Serikat dan kondisi geopolitik internasional yang mulai mereda dalam beberapa pekan terakhir.
Meski mengalami penurunan, emas masih dianggap sebagai salah satu instrumen investasi paling aman. Banyak masyarakat tetap memilih emas karena dinilai mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.
Di sisi lain, tren turunnya harga emas justru dimanfaatkan sebagian investor untuk menambah kepemilikan logam mulia. Strategi membeli saat harga terkoreksi masih dianggap efektif oleh investor jangka panjang.
Pegadaian sendiri menyediakan berbagai pilihan ukuran emas mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. Variasi ukuran tersebut memudahkan masyarakat menyesuaikan pembelian sesuai kemampuan finansial masing-masing.
Pelaku pasar kini menanti arah pergerakan harga emas dunia pada awal pekan depan. Jika tekanan global terus berlangsung, bukan tidak mungkin harga emas domestik masih akan bergerak fluktuatif dalam beberapa hari ke depan.(*)

