Harga Emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Naik Pesat, Sentuh Rp3,085 Juta per Gram

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Harga emas batangan produksi Antam kembali mencatatkan penguatan signifikan pada pekan terakhir Februari 2026, dengan kenaikan kumulatif sebesar Rp73.000 per gram. Lonjakan ini membuat harga emas Antam mencapai Rp3,085 juta per gram, angka yang menarik perhatian pelaku pasar dan investor komoditas di Tanah Air.

Pantauan dari situs resmi Logam Mulia menunjukkan bahwa pergerakan harga emas Antam pada awal pekan lalu menjalani tren positif. Pada Senin (23/2), harga dibuka di level Rp3.028.000 per gram, kemudian naik Rp40.000 di Selasa (24/2) menjadi Rp3.068.000 per gram sebelum mengalami koreksi pada Rabu (25/2).

Koreksi yang sempat terjadi pada Rabu hanya bersifat sementara, karena harga emas Antam kembali bangkit pada Kamis (26/2) dengan kenaikan sekitar Rp16.000. Hal ini menunjukkan fluktuasi pasar yang tetap dalam tren bullish menjelang akhir pekan.

Pada Jumat (27/2), harga kembali menguat sedikit sebesar Rp6.000 menjadi Rp3.045.000 per gram, mencerminkan permintaan pasar yang tetap kokoh meskipun aksi ambil untung sempat terjadi di beberapa wilayah perdagangan domestik.

Memasuki akhir pekan, Sabtu (28/2), lonjakan terbesar terjadi saat harga emas Antam melonjak sebesar Rp40.000, sehingga menyentuh level Rp3.085.000 per gram. Tren penguatan ini menjadi pendorong utama naiknya harga emas selama satu pekan penuh.

Selain harga jual, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga ikut mengalami kenaikan signifikan, bergerak naik serupa mengikuti tren harga jual. Ini menjadi kabar baik bagi investor yang mempertimbangkan merealisasikan cuan dari kepemilikan emas mereka.

Pendorong utama kenaikan harga emas Antam sering kali dikaitkan dengan dinamika ekonomi global, termasuk ketidakpastian geopolitik, pergerakan nilai tukar mata uang, serta permintaan investor akan instrumen safe-haven seperti emas. Kondisi seperti ini biasa mendorong minat beli logam mulia sebagai lindung nilai terhadap risiko pasar yang lebih luas.

Investor yang memantau pergerakan harga emas Antam juga mencatat bahwa kenaikan kumulatif sebesar Rp73.000 terjadi meskipun di tengah volatilitas pasar periode tersebut. Fluktuasi mingguan ini menunjukkan bahwa logam mulia tetap menjadi aset yang menarik meski mengalami tekanan pada beberapa titik perdagangan.

Selain itu, permintaan domestik terhadap emas Antam tetap kuat, terutama dari segmen investor ritel yang memanfaatkan momentum penguatan harga untuk menambah portofolio investasi mereka. Kenaikan harga emas batangan cenderung menarik minat pembelian di tengah prospek ekonomi yang dinamis.

Namun, para analis pasar mengingatkan bahwa harga emas bisa kembali bergejolak menyesuaikan kondisi pasar global dan lokal. Faktor-faktor seperti kebijakan moneter bank sentral utama dunia serta perkembangan geopolitik bisa memengaruhi arah harga emas jangka pendek dan menengah.

Dalam periode yang sama, harga emas Antam juga memperlihatkan bahwa instrumen ini masih berfungsi sebagai lindung nilai sekaligus aset investasi strategis di tengah tantangan ekonomi. Hal ini tercermin dari daya tarik emas batangan yang tetap kuat bagi investor individual maupun lembaga pada masa-masa tertentu.

Dengan tren kenaikan harga yang terus terjaga, pelaku pasar pun terus mencermati level resistensi baru yang berpotensi dicapai oleh harga emas Antam dalam beberapa pekan ke depan, terutama jika permintaan global terhadap logam mulia tetap tinggi.

Pergerakan ini menegaskan posisi emas Antam tidak hanya sebagai komoditas fisik penting di pasar domestik, tetapi juga sebagai salah satu instrumen investasi menarik di tengah ketidakpastian perekonomian global yang masih berlangsung.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.