Harimau Mengamuk, Pemprov Sumsel Siapkan Tim Satgas Antisipasi Gangguan Binatang Buas
Semangatnews, Palembang – Sebagai kepedulian yang tinggi terhadap keresahan masyarakat khususnya di Kabupaten Lahat yang akhir-akhir ini mengalami gangguan binatang buas Harimau, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kehutanan Prov Sumsel membentuk Tim Satgas setelah adanya yang hasil kesepakatan rapat pembahasan untuk mengantisipasi gangguan Harimau oleh Pemkab Lahat beberapa hari lalu.
Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Selatan melalui Kadis Kehutanan Pandji Tjahjanto, reaksi cepat yang dilakukan Tim Satgas yang terdiri dari BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Wilayah II Lahat Kementerian LHK, Dishut Prov Sumsel (UPTD KPH Semendo) , berkoordinasi dengan Camat Semende Darat Laut, Kades Muara Dua dan masyarakat adalah dengan memasang box trap dan camera trap untuk memantau keberadaan harimau di wilayah Semendo, Muara Enim, Sabtu (28/12/2019).

Kadis Kehutanan Sumsel sebutkan,
Jumlah box trap yang sudah dipasang sebanyak 1 unit dan camera trap 8 unit. Rencana kedepan untuk camera trap akan ditambah sebanyak 55 unit yang merupakan bantuan beberapa NGO yaitu FHK 30 unit, WCS 20 unit dan ZSL 5 unit.
“Selain itu juga Tim Satgas telah melaksanakan sosialisasi ke masyarakat dengan melibatkan Koramil, Polsek ,Camat Mulak Ulu, dan para Kades se Kecamatan Mulak Ulu”, ujarnya.
Pandji Tjajanto juga katakan, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyambut baik ada reaksi cepat Tim Satgas dan upaya yang telah dilakukan.
“Gubernur juga telah menyampaikan arahan dan pesannya kepada masyarakat saat Rakor beberapa waktu lalu di Pagar Alam agar selalu menjaga kelestarian lingkungan dan tidak mengganggu tempat habitat Harimau Sumatera”, ingat Pandji. (Smgt/KominfoSumsel)
