Jakarta, Semangatnews.com – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan peringatan tegas kepada para pemain meski skuad Garuda dinilai tidak tergabung dalam grup neraka pada Piala AFF mendatang. Herdman menegaskan bahwa hasil undian tidak boleh membuat tim lengah sedikit pun.
Berdasarkan hasil pengundian, Indonesia berada dalam grup yang secara komposisi dinilai lebih ringan dibandingkan grup lainnya. Namun bagi Herdman, setiap pertandingan di level Asia Tenggara tetap menyimpan tantangan serius yang membutuhkan fokus dan persiapan maksimal.
Herdman menilai label grup neraka sering kali menyesatkan. Ia menyebut bahwa di turnamen seperti Piala AFF, perbedaan kualitas antarnegara semakin tipis dan setiap lawan memiliki potensi untuk memberi kejutan.
Pelatih asal Inggris tersebut mengingatkan bahwa sejarah kerap mencatat tim yang diunggulkan justru tersandung akibat meremehkan lawan. Karena itu, ia meminta para pemain Indonesia menjaga mentalitas kompetitif sejak laga pertama.
Menurut Herdman, fase grup merupakan fondasi penting untuk melangkah lebih jauh. Ia menekankan bahwa konsistensi permainan jauh lebih penting dibandingkan sekadar menang besar di satu pertandingan.
Vietnam dan Singapura disebut Herdman sebagai lawan yang harus diwaspadai. Meski tidak masuk kategori terberat, kedua tim memiliki pengalaman dan kedalaman skuad yang bisa menjadi ancaman bagi Indonesia.
Selain itu, Herdman juga menyoroti pentingnya kesiapan fisik mengingat padatnya jadwal pertandingan. Ia ingin pemain mampu menjaga performa stabil, baik saat bermain kandang maupun tandang.
Herdman menegaskan bahwa target Timnas Indonesia bukan sekadar lolos dari fase grup. Ia ingin tim menunjukkan identitas permainan yang jelas dan mental juara sepanjang turnamen.
Ia juga menyinggung kegagalan Indonesia mencapai target di level internasional sebelumnya sebagai pelajaran berharga. Menurutnya, Piala AFF menjadi momentum tepat untuk membangun kembali kepercayaan diri tim.
Pelatih ini meminta pemain senior mengambil peran kepemimpinan di lapangan. Kehadiran mereka dinilai krusial untuk menjaga keseimbangan tim, terutama saat menghadapi tekanan.
Herdman turut mengingatkan pentingnya dukungan suporter, namun menekankan bahwa tanggung jawab utama tetap berada di pundak pemain. Ia ingin tim fokus pada permainan tanpa terbebani ekspektasi berlebihan.
Dengan pendekatan disiplin dan kewaspadaan penuh, Herdman berharap Timnas Indonesia mampu melewati fase grup dengan hasil maksimal. Ia menegaskan bahwa setiap laga harus diperlakukan seperti partai final.
Piala AFF kali ini dipandang sebagai ajang pembuktian awal bagi era baru Timnas Indonesia di bawah kepemimpinannya. Herdman optimistis, dengan kerja keras dan sikap rendah hati, skuad Garuda mampu bersaing dan melangkah jauh di turnamen tersebut.(*)
