Hilang Sepuluh Hari, Jauhari Ditemukan Tidak Bernyawa.

oleh -

Semangatnews, Limapuluh Kota – Setelah dinyatakan hilang selama Sepuluh Hari, akhirnya jauni (88), Warga Jambak Kecamatan Bukit Barisan ditemukan telah tak bernyawa dihutan yang tepatnya dengan posisi terjepit pada sebuah batang kayu didalam sungai yang berjarak lebih kurang 2 KM dari rumahnya Minggu 3 Maret 2019.

Dengan medan yang cukup berat serta mengalami kesulitan, pihak Basarnas terpakasa meminta bantuan masyarakat sekitar saat mengevakuasi korban yang mulai membusuk tersebut.

Salah seorang saksi mata yang menemukan jasad tersebut, Das (60) menyebutkan bahwa saat dirinya tengah mencari rumput ternaknya, namun hewan anjing peliharaannya tiba-tiba berkelakuan aneh, dan setelah mendekat pada hewan tersebut, dirinya terkejut melihat sebuah jasad yang membusuk dan dikerubungi oleh lalat.

“Saat tengah mengambil rumput untuk makanan ternak, tiba-tiba anjing peliharaan saya berkelakuan tak seperti biasanya. Namun ketika didekati kearah hewan tersebut, saya terkejut melihat sebuah jasad yang mulai membusuk itu dan langsung melaporkan kepada pihak jorong serta pemerintah nagari,” Tutur Das.

Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra, SE melalui Komandan Lapangan Riko Pradinata didampingi oleh anggota Potensi SAR Tegel mengatakan, setelah melakukan pencarian serta penyisiran selama Tujuh hari, namun tidak menemukan tanda-tanda dan hasil.

Riko Pradinata juga menambahkan, ketika hari yang kesepuluh ini. Pihak keluarga menghubungi Basarnas Pos SAR Limapuluh Kota terkait adanya penemuan mayat yang diduga kuat merupakan korban yang hilang itu.

“Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) kita telah melakukan pencarian serta penyisiran disekitar rumah korban hingga htan dan bukit yang ada, namun hasilnya nihil, bahkan kita juga melakukan penyisiran hingga ke kampung-kampung tetangga sekitaran tempat tinggal korban juga tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan Korban,” Ujar Riko.

“Pada hari minggu siang, salah seorang anggota keluarga korban melaporkan kepada Basarnas, adanya penemuan mayat yang menurutnya adalah mayat korban yang selama ini dicari. Setelah menindaklanjuti laporan tersebut kita langsung menuju lokasi guna mengevakuasi korban yang terjepit kayu didalam sungai tersebut dan setelah melihat tanda-tanda dan pakaian tetakhir saat korban hilang, akhirnya kuat dugaan jasad yang ditemukan merupakan korban itu sendiri,” Terang Riko.(Arya)