Himbauan Ketum SMSI Pusat: Jaga Kondusifitas Nasional, Ayo Perangi Hoak

oleh -

Himbauan Ketum SMSI Pusat: Jaga Kondusifitas Nasional, Ayo Perangi Hoak

Semangatnews Jakarta- Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat Firdaus menyesalkan berbagai kalangan untuk mencapai tujuan menghalalkan berbagai cara, termasuk menggunakan influenser dan buzzer, sehingga untuk masa tertentu masyarakat akan terus terbelah.

Faktor ini juga munculnya banyak informasi yang salah pada masyarakat, baik sebelum dan Pasca-Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja disahkan menjadi Undang-Undang. Pro dan kontra semakin tajam.

Dikatakan Firdaus pembelokan informasi paling masif terjadi pada klaster ketenagakerjaan yang disinyalir motifnya beragam.
Padahal, semangat dari UU Cipta Kerja adalah memberikan perlindungan secara komprehensif terhadap pekerja.

Baca Juga:  Rugi Cuma Ada Dalam Mimpi, Garap Aplikasi Penghasil Saldo Dana yang Bisa Bikin Dompet Auto Banjir

”Media menyajikan kritik konstruktif itu sebuah kewajaran. Tujuannya sebagai penyeimbang. Karena pers bagian dari pilar demokrasi bangsa. Namun melihat realitas di lapangan, khususnya di seluruh tanah air, muncul disinformasi. Tanpa check and balance.
Saya mendapatkan informasi itu lewat pesan yang sampai ke saya secara langsung,” terang Firdaus kepada Siberindo.co, Rabu (7/10).

Baca Juga:  Rekomendasi Saham Hari Ini: 6 September 2021, Mirae Asset Sekuritas: Walau IHSG Konsolidasi Saham ERAA, ABBA, dan FREN layak Di Pantau

Di tengah pandemi ini, sambung dia, SMSI berharap seluruh pengurus dan anggota SMSI di penjuru nusantara agar dapat mengkonsolidasikan informasi yang didapat. ”Khususnya kepada karyawan, jurnalis di lapangan. Untuk meluruskan informasi yang didapat. Ini sebagai upaya mendukung dan menciptakan kondusifitas,” tuturnya.

SMSI pun berharap, kepada seluruh anggota dan pengurus tetap dalam satu alur hirarki. ”Jaga sikap kita, berada pada jalur yang benar. Dan tidak mengambil kebijakan sendiri-sendiri yang akan membuat semakin lemahnya citra dan tatanan dalam berbangsa dan negara,” papar Firdaus yang dipertegas dalam keterangan resminya.

No More Posts Available.

No more pages to load.