IHSG Berpotensi Lanjut Naik, ESSA dan PGAS Jadi Saham yang Patut Dicermati

by

Jakarta, Semangatnews.com – Pergerakan IHSG kembali memberikan sinyal positif setelah indeks berhasil mencatat penguatan dalam perdagangan sebelumnya. Kondisi ini membuka peluang bagi pasar saham Indonesia untuk melanjutkan tren kenaikan dalam perdagangan berikutnya.

IHSG tercatat ditutup naik 1,01 persen ke level 6.686. Penguatan tersebut berlangsung bersamaan dengan munculnya volume pembelian sehingga memberikan sentimen positif bagi pelaku pasar.

Meski demikian, kenaikan IHSG tidak berarti pasar terbebas dari risiko koreksi. Investor masih perlu memperhatikan sejumlah level teknikal yang dapat menjadi penentu arah indeks dalam jangka pendek.

Berdasarkan analisis MNC Sekuritas, IHSG berpeluang bergerak menuju area 6.736 hingga 6.812. Namun, terdapat potensi koreksi terdekat yang perlu diantisipasi pada kisaran 6.668 hingga 6.683.

Level support IHSG berada di 6.610 dan 6.561, sedangkan resistance diperkirakan berada pada 6.705 dan 6.755. Pergerakan indeks terhadap level tersebut dapat menjadi salah satu acuan bagi investor dalam menentukan strategi perdagangan.

Di tengah peluang tersebut, saham sektor energi menjadi salah satu yang menarik perhatian. PT Surya Esa Perkasa Tbk dengan kode saham ESSA tercatat mengalami penguatan dan menunjukkan sejumlah sinyal teknikal positif.

ESSA menguat 0,73 persen ke Rp690 dengan dukungan volume pembelian. Saham tersebut juga masih mampu bertahan di atas MA200, yang menjadi salah satu indikator teknikal yang diperhatikan pelaku pasar.

Saham lain yang masuk perhatian adalah PGAS. Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk tersebut naik 1,32 persen ke Rp1.540 dan penguatannya turut didukung volume pembelian yang dominan.

PGAS juga masih mampu bergerak di atas MA20. Berdasarkan analisis teknikal yang dikutip IDXChannel, area buy on weakness saham tersebut berada di Rp1.520 sampai Rp1.535, dengan target harga Rp1.585 dan Rp1.615.

Sementara itu, investor tetap perlu memahami bahwa rekomendasi teknikal dapat berubah mengikuti kondisi pasar. Level target dan stop loss bukan jaminan bahwa harga saham akan bergerak sesuai proyeksi.

Karena itu, peluang penguatan IHSG sebaiknya dimanfaatkan dengan tetap memperhatikan manajemen risiko. Investor perlu mencermati perkembangan pasar dan melakukan analisis menyeluruh sebelum menentukan pilihan saham, terutama ketika sentimen global masih berpotensi memicu volatilitas.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.