IHSG Diproyeksi Tertekan di Awal Maret 2026, Analis BRI Sekuritas Soroti Saham Pilihan

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa, 3 Maret 2026 diproyeksikan masih berada di bawah tekanan, menyusul pelemahan yang berlangsung pada sesi sebelumnya. Sentimen global dan domestik masih menjadi sorotan pelaku pasar sehingga indeks berpotensi bergerak dalam rentang yang terbatas dengan tekanan jual yang kuat di awal pekan ini.

Kinerja IHSG pada perdagangan Senin (2/3/2026) ditutup melemah signifikan di bawah level psikologis 8.000, mencerminkan kondisi pasar yang cenderung berhati-hati. Kondisi ini juga diperburuk oleh sejumlah sentimen negatif eksternal yang terjadi belakangan ini, termasuk eskalasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang cukup memengaruhi persepsi investor global.

Analis BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hariannya menilai bahwa harga saham berpotensi terkoreksi lebih lanjut pada Selasa, dengan indeks berpeluang menekan area support di sekitar level 7.820-7.940. Pergerakan indeks yang masih rentan dalam kisaran ini menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase konsolidasi yang rentan terhadap sentimen negatif.

Sentimen global yang memengaruhi IHSG ini salah satunya datang dari tekanan pasar global yang belum sepenuhnya pulih, di tengah kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga acuan bank sentral utama dunia. Hal ini menyebabkan investor cenderung memilih instrumen yang lebih aman, sehingga aliran modal ke pasar saham menjadi lebih lambat.

Dari sisi domestik, data ekonomi terbaru menunjukkan adanya peningkatan laju inflasi yang turut memperkuat kehati-hatian investor dalam melakukan aksi beli di pasar modal. Faktor ini dipandang sebagai sinyal bahwa volatilitas pasar masih akan tinggi dalam beberapa sesi mendatang.

Dalam kondisi pasar yang cenderung melemah, BRI Danareksa Sekuritas kemudian mengeluarkan rekomendasi saham yang dinilai memiliki prospek pergerakan harga menarik untuk diperhatikan oleh investor. Saham-saham yang direkomendasikan oleh analis antara lain sektor energi dan pertambangan yang selama ini mencatat volatilitas harga menarik di tengah perubahan pasar.

Salah satu saham pilihan yang disorot adalah PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC), yang dinilai masih punya potensi rebound karena pergerakan harga minyak dunia yang menunjukkan kecenderungan volatil namun membaik belakangan ini. Saham energi semacam ini sering kali menjadi pilihan saat pasar sedang bergerak tidak menentu.

Selain itu, analis juga mencatat saham PT Apexindo Pratama Duta Tbk. (APEX) sebagai salah satu yang layak diperhatikan untuk trading jangka pendek karena secara teknikal masih menunjukkan peluang rebound meski sentimen pasar lebih lemah secara umum.

Saham PT Delta Dunia Makmur Tbk. (DOID) juga menjadi salah satu rekomendasi yang menarik, mengingat fundamental perusahaan di segmen komoditas yang cenderung lebih resilient terhadap fluktuasi pasar global sekaligus punya potensi katalis pendapatan yang bisa memicu kenaikan harga sahamnya.

Para analis menekankan bahwa meskipun IHSG diproyeksikan tertekan, masih terdapat peluang untuk melakukan aksi beli pada saham-saham tertentu yang memiliki fundamental kuat dan momentum teknikal yang mendukung. Ini bisa menjadi strategi bagi investor yang mencari peluang di tengah tekanan pasar.

Namun demikian, mereka juga mengingatkan bahwa ketidakpastian masih tinggi dan volatilitas pasar bisa terus berlangsung, sehingga investor disarankan untuk melakukan manajemen risiko yang baik serta memperhatikan level support dan resistance dalam mengambil keputusan investasi.

Dinamika pergerakan IHSG dan rekomendasi saham pilihan dari analis menjadi perhatian utama pelaku pasar pada awal pekan ini. Kondisi tersebut diprediksi akan terus memengaruhi sentimen pelaku pasar sepanjang minggu ini, sehingga penting bagi investor untuk terus memantau data ekonomi dan perkembangan gejolak pasar global secara real time.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.