Inilah Hasil Cek Fakta Para Penggugat Masjid At Tabayyun, Ada yang Bukan Warga TVM

oleh -

SEMANGATNEWS.COM-Sidang gugatan terhadap pembangunan Masjid At Tabayyun, Taman Villa Meruya, Jakarta Barat, Selasa (18/5) pagi mulai digelar secara e-court di PTUN, Jakarta Pusat. Agenda hari itu, penyampaian materi gugatan kepada Gubernur DKI Anies Baswedan. Mereka keberatan karena Gubernur memberi izin pembangunan Masjid At Tabayyun di atas lahan milik Pemprov DKI. Gugatan diajukan oleh kantor pengacara Hartono S.H. sebagai kuasa hukum dari 10 warga selaku Ketua RT di komplek TVM.

Baca Juga:  Kasus Covid 19 Terus Melandai, Tidak Ada Penambahan Positif dan 1 Bebas Isolasi Di Payakumbuh

Majelis Hakim hari itu juga menyetujui permohonan Panitia Masjid At Tabayyun untuk berlaku sebagai pihak yang akan melakukan intervensi dalam gugatan itu. Atau disebut sebagai tergugat 2. Sidang berikutnya akan berlangsung minggu depan mendengar sanggahan pihak Pemprov DKI dan Panitia Masjid At Tabayyun.

” Iya, kami akan lakukan intervensi, sesuai persetujuan majelis,” ucap Marah Sakti Siregar membenarkan. Ketua Panitia Pembangunan Masjid At Tabayyun itu mengaku memang mengajukan permohonan untuk melakukan intervensi. Majelis Hakim mengabulkan permohonan.

” Ya, kami memiliki fakta – fakta akurat dan kuat untuk mementahkan semua tuduhan penggugat,” tambah Marah Sakti, ketika dihubungi Rabu (19/5) petang.

Baca Juga:  Tidak Ada Penambahan Positif Kasus Covid-19 Di Kota Payakumbuh dan 10 Bebas Isolasi

// Penggugat bukan warga TVM //.

Data penggugat yang diperoleh pada sidang e-court itu ada perubahan jumlah. Semula 12 warga tertera di laman PTUN pada tanggal 30 Maret 2021. Tapi pada sidang kemarin penggugat yang mendaftar tinggal 10 orang. Dua warga check- out atas nama Ady Wijaya dan Stephen Kurnia.

No More Posts Available.

No more pages to load.