Inovasi Polres Padang Panjang di Dunia Literasi Ciptakan Gerakan Literasi Menembus Balik Jeruji

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Apa jadinya Sat Intelkam (Intelijen dan Keamanan) dan Sat Tahti (Tahanan dan Barang Bukti) di Polres Padang Panjang berkolaborasi di dunia literasi? Hasilnya; gerakan literasi menembus balik jeruji. Luar biasa sekali.

Berawal dari pojok baca dan setumpuk buku di atas meja. Dari sekadar wacana menjadi aksi nyata. Begitulah kisah ini bermula.

“Awalnya, di sini hanya ada sebuah meja dan di atasnya ditaruh buku. Karena ada mahasiswa hukum dari Universitas Andalas dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang membuat skripsi di sini, jadi ada kebutuhan bahan bacaan. Akhirnya kami coba kerja sama dan kolaborasikan dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Padang Panjang. Hasilnya, DPK memberikan bantuan rak dan 50 buku bacaan,” cerita pengelola pojok baca Sat Intelkam, Bripka Herry Budiharto saat ditemui Kominfo, Senin (8/3).

Baca Juga:  Payakumbuh Mengumumkan, Empat Penambahan Kasus Positif Covid-19, Satu Orang Sembuh

Berbeda dengan tampilan Mapolres biasanya, tak hanya memiliki kursi dan meja sebagai tempat tamu menunggu, di sini juga dilengkapi dengan buku yang tersusun rapi di dalam rak penyimpanan yang dapat dibaca siapapun saat berkunjung ke Mapolres Padang Panjang.

Berbagai jenis buku bacaan yang disalurkan secara bergulir oleh DPK setiap bulannya. Tidak hanya buku dari DPK. Ada juga buku dari sumbangan anggota dan personil Polres.

Baca Juga:  Pemprov Sumbar Sambut Komite III DPD RI Jalin Komitmen Kepariwisataan

“Pojok baca sebenarnya merupakan program nasional Polri. Sesuai program itu, setiap ruang layanan publik diharuskan menyediakan ruang untuk membaca,” sebut Budi.