Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Baresi Bela Gattuso: Masalahnya Lebih Dalam dari Sekadar Pelatih

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026 kembali menjadi sorotan dunia sepak bola. Untuk ketiga kalinya secara beruntun, tim berjuluk Gli Azzurri harus absen dari ajang paling prestisius tersebut.

Kali ini, Italia tersingkir secara dramatis di babak play-off setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina melalui adu penalti. Hasil ini memperpanjang tren negatif yang membayangi salah satu negara dengan sejarah sepak bola paling kuat di dunia.

Dalam laga tersebut, Italia sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui gol cepat di babak pertama. Namun situasi berubah setelah tim harus bermain dengan 10 orang akibat kartu merah yang diterima Alessandro Bastoni.

Kondisi tersebut dimanfaatkan lawan untuk menyamakan kedudukan di babak kedua hingga memaksa pertandingan berlanjut ke adu penalti. Dalam momen krusial itu, Italia gagal memaksimalkan peluang dan akhirnya harus menerima kekalahan.

Kegagalan ini memicu kritik tajam terhadap pelatih Gennaro Gattuso yang dianggap bertanggung jawab atas hasil buruk tersebut. Namun, tidak semua pihak sepakat dengan penilaian tersebut.

Legenda Italia, Franco Baresi, justru memberikan pembelaan terhadap Gattuso. Ia menilai bahwa sang pelatih tidak layak disalahkan atas kegagalan ini.

Menurut Baresi, Gattuso telah bekerja maksimal sejak mengambil alih tim dari Luciano Spalletti pada pertengahan 2025. Ia bahkan menyebut sang pelatih telah memberikan segalanya dalam waktu yang terbatas.

Baresi menegaskan bahwa masalah yang dialami Italia jauh lebih kompleks daripada sekadar persoalan pelatih. Ia menyebut ada persoalan struktural dalam sepak bola Italia yang perlu dibenahi secara menyeluruh.

Ia juga menyoroti bahwa Italia terlalu sering berada di situasi play-off, yang menunjukkan adanya penurunan kualitas secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini dinilai sebagai alarm serius bagi federasi.

Kegagalan ini menjadi yang ketiga secara beruntun setelah sebelumnya Italia juga gagal lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022. Situasi ini menjadi ironi bagi negara yang pernah meraih empat gelar juara dunia.

Di tengah tekanan besar, Gattuso sendiri telah menyampaikan permintaan maaf kepada publik Italia. Ia tetap bangga dengan perjuangan para pemain yang dinilai sudah memberikan segalanya di lapangan.

Dengan kondisi yang semakin kompleks, masa depan sepak bola Italia kini menjadi tanda tanya besar. Evaluasi menyeluruh diyakini menjadi langkah wajib agar kejayaan masa lalu bisa kembali diraih.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.