Menyimak Karikatur Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi Ansharullah Karya Zardi Syahrir
Catatan Kecil : Muharyadi
Kekuatan karya seni rupa seperti karikatur, bukan hanya terletak pada kekuatan goresan garis tajam, lancar, liar, komposisi, proporsi dan lainnya dari sosok obyek yang diangkat kepermukaan menjadi bahasa visual bernilai estetis. Tetapi juga ditentukan oleh kemampuan perupanya untuk menangkap karakter obyek karikatur yang yang adakalanya dapat menimbulkan hiburan, memiliki nilai dan pesan-pesan tertentu kepada publiknya.
Jaya Suprana suatu kali pernah menyampaikan bahwa karikatur merupakan gambar yang menampilkan kembali suatu bukti konkret (biasanya manusia), dengan cara melucukan, menjanggalkan, atau melebihkan ciri khas dari objek tersebut dalam karya seni rupa.
Tujuannya adalah karikatur yang dibuat bernilai hiburan bagi pihak yang mengenal dari subjek yang digambar. Kemudian pesan dan kelucuan atau hiburan yang ditampilkan melalui seni karikatur dapat membuat seseorang yang di gambar merasa spesial.
Hal itu pulalah yang dilakukan Zardi Syahrir di sela-sela kesibukannya sebagai salah seorang birokrat di rumah bagonjong dalam melahirkan karikatur berisikan gambar orang nomor satu di provinsi Sumatera Barat buya Mahyeldi Ansharullah yang bermuatan persoalan jeritan masyarakat di tengah pandemi covid.19 berjudul ; “Menekan Covid.19, Menggerakan Ekonomi Rakyat” memakai bahan tinta di atas kertas yang diserahkan langsung kepada Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi melalui kelompok peduli dampak penanganan covid 19 di Sumbar, Jaringan Pimpred Sumbar (JPS) dibawah Koordinatornya Hery Sugiarto yang langsung diserahkan Mona Siska dari Wartawan Tribun Sumbar almamater Universitas Andalas, Kamis 12 Agustus 2021.
Zardi Syahrir (53 th) yang saya kenal selama ini bukan hanya dekat di kalangan ASN rumah bagonjong Kantor Gubernur, atau rekan-rekan wartawan semata, tetapi juga di kalangan perupa karena karya-karya yang selama ini baik lukisan, ilustrasi maupun karikatur kerap dikelompokan sebagai hasil seni humanistik, potret perseorangan dan lain sebagainya. Artinya yang dilukiskan bukan saja menggambarkan kenyataan visual mereka, tetapi juga lengkap dengan jiwa orang yang digambar.
Melalui karikatur “Menekan Covid.19, Menggerakan Ekonomi Rakyat” Zardi Syahrir mencoba mengungkapkan sosok kepemimpinan Buya Mahyeldi yang mencoba menjawab dengan upaya dan usaha melalui kerja dan kerja dari kritik dan harapan banyak orang. Mengingat dimasa pandemi teriakan atau jeritan masyarakat tolong kami pak !, jualan kami tak laku .. susahnya mendapatkan pembeli dan hidup kami kembang kempis untuk makan sehari hari hampir setiap hari kita dengar atau kita temui di tengah-tengah masyarakat.
Melalui karikatur ini secara visual terlihat sosok kepemimpinan Buya Mahyeldi mencoba membangkitkan kembali semangat berusaha dan menekan wabah covid dengan prokes, imun dan imam. Yang tentunya persoalan sedih dan kepiluan dalam kedukaan mendalam yang terjadi meski segala daya dan upaya telah dilakukan maksimal oleh tenaga kesehatan, pelayanan rumah sakit serta semua unit Satgas telah bekerja tanpa lelah mulai dari nagari, kelurahan, kecamatan, Bupati/Wali Kota telah bekerja semaksimal mungkin dengan berbagai tindak dan kebijakan yang ditetapkan.
Dilain pihak persoalan ekonomi yang nyaris lumpuh tak berdaya disebabkan covid. 19 selama hampir satu setengah tahun menjadi beban yang tidak ringan untuk segera dipulihkan melalui tanggung jawab dipikul Buya dengan segenap komponen dengan semua perangkat yang ada serta dukungan masyarakatnya di daerah ini.
Karya Zardi Syahrir ini paling tidak dapat disimak sebagai cerminan yang dikemukakan melalui karya seni ekspresi yang ditransformasi pada gambar memiliki makna simbolis mendalam. Bagaimana pun karikatur tidak hanya mengandalkan kreativitas dan skill sipembuatnya, melainkan dapat diimplementasikan dalam gambar dari penglihatan sipembuat serta aksi nyata diback up skill menggambar yang memadai untuk itu.
Zardi diakui terus menjelajahi berbagai eksplorasi dan kolaborasi dari banyak kemungkinan karya-karta yang dihasilkan selama ini. Kita sangat mengapresiasi karikatur yang berjudul “Menekan Covid.19, Menggerakan Ekonomi Rakyat” sebagai cerminan kondisi kekinian dalam bahasa visual karikatur. (***)
Catatan Redaksi :
Muharyadi, Penggiat, pengamat dan kurator seni rupa Indonesia
