Kabupaten Limapuluh Kota Perkuat Program Kampung Bebas Narkoba, Sinergi Antar Lembaga Ditingkatkan
SEMANGATNEWS. COM – Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Wedy Mahady, melakukan kunjungan kerja ke Kampung Bebas Narkoba di Nagari Limbanang, Kabupaten Limapuluh Kota, pada Selasa (25/11/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian asistensi ke Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha, Kapolres, Dandim, perwakilan Kejaksaan, Camat, BNNK, Kalapas Suliki, serta berbagai perwakilan OPD, Bamus, niniak mamak, dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Wedy Mahady menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memastikan efektivitas program Kampung Bebas Narkoba.
“Kami ingin melihat apakah program ini berjalan berkelanjutan atau hanya aktif pada saat-saat tertentu saja. Selain itu, kami juga menyoroti kerawanan Kabupaten Limapuluh Kota sebagai daerah transit yang memiliki potensi tinggi terpapar peredaran narkoba.”Ucapnya.
Wali Nagari Limbanang, Yori Noviola, menegaskan komitmen pemerintah nagari dan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.
“Kami telah menyatakan komitmen ini melalui deklarasi dan penandatanganan MoU pada Februari lalu. Ancaman narkoba telah menyasar semua lapisan masyarakat, termasuk keluarga, sehingga pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan pihak kepolisian atau pemerintah nagari saja,” ujarnya.
Wakapolres Limapuluh Kota, Kompol Khairil Median, mengungkapkan bahwa kasus narkoba di wilayahnya terus meningkat.
“Sejak tahun 2023, setiap tahun selalu ada warga Limbanang yang terlibat kasus narkoba. Jumlah pengungkapan kasus narkoba di Kabupaten Limapuluh Kota juga terus meningkat,” jelasnya.
Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha, menyampaikan data yang mengkhawatirkan.!Berdasarkan data BNN, dari 79 nagari di 13 kecamatan, terdapat 37 nagari berstatus siaga dan 7 nagari berstatus waspada narkoba.
“Kami akan terus berupaya untuk menekan angka ini melalui berbagai program pencegahan dan pemberantasan narkoba yang melibatkan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. (ARYA)
