Semangatnews Payakumbuh-Sebanyak 3.000 lebih siswa yang berasal dari 56 TK dan RA yang ada di Kota Payakumbuh mengikuti pawai penutupan Porseni keagamaan tahun 2018. Pawai yang dijaga ketat personil lantas Polres Payakumbuh ini dilepas secara resmi Kepala Dinas Pendidikan, AH Agustion di Halaman Balaikota ex. Lapangan Poliko, Ahad pagi (29/04).
Para siswa yang mengenakan berbagai jenis pakaian adat, pakaian keprofesian serta diiringi drumband terlihat bahagia dan berlenggak-lenggok sambil memunculkan talentanya didampingi sekitar 300 majlis guru. Kebahagian ini juga tampak di wajah orangtua yang sesekali tampak mendokumentasikan dan memvideokan anaknya yang sedang mengikuti pawai tahunan ini.
Tampak hadir dalam melepas pawai ini, Kepala kankemenag diwakili Pengawas RA, Hj. Olfiarti, Pengawas TK, Nelly, Ketua IGTK/RA, Sofia Nasir, Ketua IGRA, Jumiati bersama kepala TK dan RA se kota Payakumbuh.
Melepas pawai penutupan Porseni keagamaan, Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan terimakasih kepada pengurus IGTK/RA se Kota Payakumbuh atas terselenggaranya kegiatan rutin tahunan untuk TK dan RA di Payakumbuh.
” Kami mengucapkan terima kasih kepada Bunda Paud yang telah membuka Porseni ini tanggal 23 April lalu, selanjutnya pengurus IGTK/RA, baik di tingkat kecamatan dan kota, sehingga kegiatan rutin tahunan untuk TK dan RA dapat terlaksanatepat pada waktunya. Dengan kebersamaan dan dibawah bimbingan para majlis guru, siswa TK dan RA yang sedang berada di usia Golden Age ini dapat terbina secara optimal. Dan sekarang sedang berada dipenghujung tahun ajaran 2017/2018, untuk selanjutnya siswa kita ini akan melanjutkan ke tingkat SD sederajat,” Agustion mengawali.
“Dengan penuh kesabaran, siswa ditempa hampir 1 tahun di TK dan RA oleh para majlis guru atau sering kita sebut orangtua kedua bagi anak-anak kita. Mereka telah membekali ilmu, penanaman pendidikan karakter sejak dini. Dengan dasar itu, Kita harapkan mereka kelak tumbuh menjadi pelanjut kepemimpinan yang sedang berjalan dan akan terus berputar hingga masa ini mereka yang pegang, nantinya.
Kepada walimurid kami harapkan untuk selalu mendukung penanaman pendidikan karakter terhadap anak-anak kita. Pendidikan di dalam rumah tangga adalah pendidikan pangkal, mayoritas waktu anak kita adalah di keluarga, sedangkan di sekolah hanyalah fasilitas oleh negara. Bimbing dan arahkanlah mereka ke pendidikan yang lebih baik, termasuk saat melanjutkan pendidikan usai TK/RA ini,” pesan Agustion.
Terpisah, Pengawas RA Hj. Olfiarti menyebutkan bahwa 11 RA yang ada di jajaran kankemenag ikut andil dan menghadirkan semua siswa dalam Porseni Keagamaan ini.
“Di wadah IGTK/RA kita selalu berkolaborasi hingga terlaksana kegiatan ini. Mulai dari perencanaan perencanaan pada bulan Januari hingga awal April dalam pertemuan rutin bulanan, pelaksanaan di tingkat kecamatan dan pelaksanaan di tingkat kota, penutupan hari ini dan akan dievaluasi pada Bulam Mei mendatang. Kesempatan ini, siswa dan guru dari 11 RA yang ada di jajaran kankemenag Kota Payakumbuh ikut andil dalam kegiatan ini. Terima kasih atas kerjasamanya termasuk walimurid,” pungkas Olfiarti.
Sebagaimana yang telah dilaporkan Ketua IGTK/RA, Sofia Nasir, penutupan Porseni dengan pawai ini dimulai dari Balaikota lapangan Poliko dan finish di depan Pos Indonesia.- (jn)

