KADISHUT SUMBAR APRESIASI MASYARAKAT SIRUKAM MENGELOLA HUTAN
Semangatnews, Solok- Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat Yozarwardi U.P S Hut, MSi sangat terkesan dan memberikan apresiasi kepada Masyarakat Nagari Sirukam Kecamatan Payung Sekaki Kabupaten Solok yang telah mengelola hutannya secara baik dan lestari melalui program perhutanan sosial dengan bentuk skema Hutan Nagari.
Penilaian tersebut disampaikan Kadishut Sumbar kepada Wali Nagari Sirukam Romi Febriandi SPd setelah melihat dari dekat kondisi Hutan Nagari Sirukam dengan menyelusuri dan berjalan kaki pada kawasan Hutan Nagari Sirukam selama 3 jam secara bersama-sama dengan Forkopinda Kecamatan Payung Sekaki Kamis lalu.
Menurut Kadishut, banyak pembelajaran yang bisa diambil dari pengelolaan hutan di Nagari Sirukam. Ketika hutan tetap terjaga dengan baik dan lestari maka air terus mengalir dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara terus menerus. Ketika musim kamarau maupun dan musim hujan air sungai tetap jernih.
Ada suasana yang berbeda bila kita masuk Hutan Nagari Sirukam. Begitu masuk ke kawasan hutan masih banyak dijumpai pepohonan dengan diameter yang cukup besar dan tegakan rapat. Udara terasa sangat segar dan sejuk sehingga membuat pernapasan lega.
Apalagi pada saat berada di dalam kawasan Hutan Nagari Sirukam juga ditemui tanda batas kawasan hutan yang dibuat pada zaman Belanda berupa ‘BW” . Menurut penduduk setempat dikenal “Jalan Orang Berantai” , ujar Yozarwardi menambahkan.
Wali Nagari Sirukam, menyebutkan bahwa keberadaan Hutan Nagari Sirukam sangat strategis bagi masyarakat Sirukam karena sumber air kehidupan masyarakat berasal dari hutan ini.
Kami sudah bertekad untuk memelihara dan mempertahannya. Kami butuh mata air dari hutan tetapi tidak air mata apabila hutan rusak, kata Wali Nagari.
Ketua Lembaga Pengelola Hutan Nagari (LPHN) Sirukam Medison menjelaskan bahwa Hutan Nagari Sirukam telah mendapat izin kelola dari Menteri Kehutanan pada tahun 2014 seluas 1.789 Ha dengan fungsi hutan lindung dengan waktu 35 tahun.
Saat ini kami sudah membuat Rencana Pengelolaan Hutan Nagari (RPHN) selama 10 tahun dan Rencana Kerja Tahunan (RKT).
Untuk mengisi kegiatan telah dilakukan pembuatan kegiatan agroforestri, pohon asuh, pengamanan hutan berbasis “Quardian Smart Patrol”, pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (HHBK) dan beberapa kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya, kata Medison.
Pada kunjungan Kadishut ke Hutan Nagari Sirukam juga dihadiri oleh Anggota DPRD Solok Olzaheri, Camat Payung Sekaki, Pengurus dan Anggota LPHN Sirukam.(yon/zln/hms sbr)

