Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang Talk Show On Air di Radio 92,50 FM.

oleh -

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang Talk Show On Air di Radio 92,50 FM.

Semangatnews, SERGAI(Sumut) – Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH MHum, melakukan Talk Show On Air di Radio 92,50 FM Pemkab Sergai. menyampaikan amanat Comander Wish Kapolda Sumut,dalam Peningkatan Kinerja dan terkait Perubahan Kultur,serta Manajemen Bertempat di Radio Sergai FM Pemkab Sergai, Desa Firdaus Kec. Sei Rampah Kabupeten Serdang Bedagai (Sergai) Kamis (13/2/20) sekira pukul 10:00 Wib.

Turut bersama Kapolres sergai AKBP Robin Simatupang SH MHum ,Sekertaris Dinas Kominfo Sergai MHD. Fadhil Isa
Kabid PIKP Dinas Kominfo Sergai, Kamaluddin Saragih Ps. Kasubbag Humas IPDA Zulfan Ahmadi, S.H serta
Penyiar Radio Budi sergai FM.

“Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang Dalam Talk Show nya Menyampaikan terkait
Penanganan Kasus Narkoba, Kapolres menghimbau kepada Masyarakat jangan Takut Melaporkan tentang keberadaan pengedar Narkoba didaerahnya dan Perlu Kerja Sama Dengan Tomas, Toga, Untuk bersama Memberantas Narkoba.

Pemberantasan Narkoba akan kita lakukan dengan Mengajak Para Kepala Desa, Kepling, Kadus, agar berani Menolak Dan melaporkan Kasus Narkoba sehingga nantinya para Bandar Shabu takut tinggal di daerah kita Kab.Serdang Bedagai,” Paparnya.

Selanjutnya, Pengelolaan Media Konvensional dan media Sosial harus dikelola dengan Benar dengan Bekerja sama dengan dinas Kominfo Kabupaten Sergai untuk Menghimbau Masyarakat agar tidak menelan Mentah Berita Hoax ataupun berita yang tidak jelas sumbernya.

Sementara Kapolres Sergai juga menyampaikan program prioritas Bapak Kapolda terkait Judi, tentunya masalah judi togel dan sejenisnya ini, juga harus kita bersihkan karna Dapat merusak Tatanan Keluarga dimana Polres Sergai Juga Sudah Lakukan Penindakan Terhadap Kasus Judi Togel

“Untuk Kasus pencurian dengan pemberatan , pencurian dengan kekerasan dengan menggunakan senjata api sudah Berhasil Polres Sergai Tangkap kepada 4 orang pelaku, 1 orang diantaranya sudah dilakukan tidak tegas terukur,” Beber AKBP Robin.