SOLOK, SEMANGATNEWS.COM – Sebelum datangnya bulan suci Romadhan, rombongan Kasat POL PP se-Kab/Kota Jawa Tengah mengunjungi alam dan budaya Sumatera Barat sebagai daerah yang memiliki keunikan dan keindahan dinasti pariwisatanya. Kunjungan tersebut beriringi dengan acara Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (PolPP) ke-74 dan Satuan Perlindungan Masyarakat (SatLinMas) ke-62 di Kota Padang.
Dalam kesempatan itu, para rombongan berkeinginan berkunjung ke Padang, Padang Panjang, dan Bukittinggi sebagai kota yang memiliki ciri khas jam gadang dan segala keunikan alam dan budaya lainnya.
Kunjungan tersebut dipandu langsung oleh Hendri Anto dari Tour dan Travel Pesona Minang di Kota Solok. Kepercayaan yang diberikan untuk memperkenalkan Sumatera Barat sebagai destinasi wisata adalah langkah awal untuk membangkitkan perekonomian masyarakat.
Hendri Anto mengatakan, kepercayaan rombongan Kasat Kot/Kab Jawa Tengah memilih Tour dan Traver Pesona Minang adalah bentuk penghargaan dalam memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Sumatera Barat.
“Dipilihnya Tour dan Travel Pesona Minang adalah bentuk kepercayaan menjadi tenaga pelaku wisata dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mempromosikan daerah Sumbar di bidang pariwisataan dan ekonmi kratif,” ujarnya
Kepercayaan dalam menjadi kerja sama adalah suatu upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Sumbar dalam berbagai aspek, Pesona Minang akan lebih baik lagi dalam menjadi hubungan baik secara nasional maupun internasional. “Sehingga dengan segala bentuk kerja sama dengan pelaku peserta lainnya, baik nasional maupun internasional meningkatkan perekonomian masyarakat Sumatera Barat,” tambahannya.
Kasatpol PP Kabupaten Wonosobo Sumito Hendro Hustanto mengatakan Sunatera Barat adalah negeri legenda dan hal paling utama didapatkan di Sumbar adalah keramahtamahan masyarakatnya
“Saya sangat bersyukur kepada tuhan yang maha esa, karena saya bisa sampai di negeri legenda ini, dan potensi yang paling saya rasakan keramahtamahan masyarakat Minangkabau,” ujarnya.
Sumito Hendro Hustanto juga menambahkan, kekaguman melihat pantai Padang, letak batu-batu besar membuat wisatawan berfikir panjang dengan keunikan batu-batu besar di tepi pantai. Idealnya pantai-pantai sudah dikunjungi hanya ada pasir. “Saya melihat dan kahum dengan penataan batu-batu besar di pantai Padang,” tambahannya
Dia juga berharap adanya penggerakan pemuda dan masyarakat menjaga kebersihan pantai, demi destinasi wisata terjaga. “Tetapi yang disayangkan, banyaknya anak-anak muda membuang sampah sembarangan, alangkah indahnya pemerintah menggerakkan komunitas untuk kerja bakti dan gonto-royong untuk karang-karuna dan ormas-ormas membersihkan pantai itu,” ungkapnya
