Padang Panjang, Semangatnews.com – Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat upaya perlindungan anak melalui pelibatan keluarga, tokoh adat, dan masyarakat dalam mencegah perkawinan usia anak. Langkah tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak yang digelar di Aula Hotel Rang Kayo Basa, Jumat (7/8).
Kegiatan tersebut dibuka Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, serta dihadiri Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Winarno, Bundo Kanduang, Niniak Mamak, organisasi perempuan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai unsur lainnya.
Dalam sambutannya, Ny. Maria menegaskan bahwa anak merupakan amanah yang harus dijaga bersama agar dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan mereka.
Menurutnya, perlindungan terhadap anak tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memastikan mereka memperoleh pendidikan, layanan kesehatan, kasih sayang, dan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri.
Ia mengatakan bahwa perkawinan usia anak dapat menghilangkan banyak kesempatan bagi generasi muda untuk mengejar pendidikan dan meraih cita-cita yang telah mereka impikan.
Karena itu, orang tua diminta membangun komunikasi yang terbuka dengan anak sehingga setiap persoalan yang dihadapi dapat diselesaikan melalui dialog dan pendampingan yang baik.
Maria juga mengajak seluruh unsur masyarakat, termasuk lembaga adat, untuk turut mengambil peran dalam memberikan edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya menjaga masa depan anak.
Menurutnya, budaya gotong royong dan nilai-nilai adat yang kuat di Minangkabau menjadi modal besar dalam membangun gerakan bersama mencegah perkawinan usia dini.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Winarno mengingatkan bahwa perkawinan anak memiliki dampak luas, mulai dari meningkatnya risiko putus sekolah hingga persoalan kesehatan dan ekonomi keluarga.
Ia berharap seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan dengan menyampaikan kembali pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, keluarga, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat, Pemerintah Kota Padang Panjang optimistis mampu menciptakan lingkungan yang lebih ramah anak sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk meraih masa depan.(eti)

