Kisah Notri Lidya ASN PN Bukittinggi yang Disabilitas

oleh -

Kisah Notri Lidya ASN PN Bukittinggi yang Disabilitas

SEMANGATNEWS.COM- Dua tahun sudah Notri Lidya (34 tahun) bertugas jadi ANS . Rasa syukur membuat relung hatinya berbinar , karena Pemerintah sudah memberikan peluang buatnya , sehingga peluang tersebut dimanfaatkan untuk menentukan masa depannya .

Walaupun dengan keterbatasan fisiknya , namun Lidya tidak putus asa berjuang dan berjuang untuk memperoleh kesempatan untuk kehidupan masa depannya .

“Alhamdullillah rasa syukur yang tidak terhingga “, ucapnya pada wartawan yang mengajaknya untuk saling bicara pada hari peringatan Disabilitas (3/12) .

Baca Juga:  Jam Gadang Sepi Kedinginan Berselimut Kain Putih pada Pergantian Tahun Baru 2021

Sepertinya dia nyaman sekali melaksanakan tugasnya di Pengadilan Negeri Bukittinggi dengan disiplin ilmu yang dimiliki Sarjana Hukum Islam .

Selama ini pemerintah beranggapan orang-orang yang serba kekurangan baik ekonomi maupun fisik cendrung dikasi bantuan melalui bantuan sosial .

Namun bagi Lidya bukan itulah yang diharapkan. Dia memanfaatkan peluang yang diberikan Pemerintah dalam hal lapangan kerja .

Baca Juga:  Berkah Bantuan Bagi Petani, Peternak Ikan dan Sapi Perah

Sehingga Lidya mengikuti tes sesuai proses dan prosedur penerimaan CPNS tahun 2018.
Salah satunya Lidya berhasil mendapatkan peluang sampai sekarang sudah dua tahun sebagai pegawai di Pengadilan Negeri Bukittinggi , timpalnya dengan senang hati .

Dilingkungan kerjanya Lidya sangatlah merasa nyaman , semua kerabat kerja saling -asuh dan saling memahami kekurangan yang ada pada diri Lidya.

Baca Juga:  Gelora Nagari Batu Hampa Maksimalkan BUMNag Gali Pendapatan Nagari

Bahkan fasilitas untuk memudahkan melancarkan aktifitas Lidya di kantor menjadi perhatian bagi atasannya ., seperti Lidya yang berjalan dengan kursi dorongnya memudahkan Lidya untuk bekerja dengan lancar, ujar Lidya yang tamatan IAIN Negeri Solok. (YET).