Komisi 1 DPRD Sumbar Puji Data dan Penyaluran BLT di Kamang Hilia

oleh -

Komisi 1 DPRD Sumbar Puji Data dan Penyaluran BLT di Kamang Hilia

SEMANGATNEWS.COM-Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam memastikan bahwa penyaluran BLT tidak terdapat data ganda. Strateginya adalah dengan pendataan berlapis, mulai dari Relawan Covid-19, Ninik Mamak, Pemuda hingga perangkat Wali Nagari.

“Alhamdulillah dalam penyaluran BLT tidak ada kekisruhan, baik itu BLT yang berasal dari Kemensos, Pemprov dan BLT Dana Desa. Pendekatannya kearifan lokal dengan memaksimalkan 97 Relawan Covid-19,” kata Wali Nagari Kamang Hilia Khudri Elhami di hadapan Komisi 1 DPRD Sumbar, Kamis (14/1).

Nagari Kamang Hilia menerima Dana Desa tahun 2020 sebesar Rp763 juta, yang digunakan untuk BLT Rp342 juta untuk 257 KK, untuk Padat Karya Tunai Desa Rp251 juta, untuk pemberdayaan Rp145 juta, dan penanganan darurat Covid-19 sebesar Rp115 juta.

Baca Juga:  Rombongan PWI Tanah Datar Melakukan Kunjungan ke IAIN Batusangkar

Atas pertanyaan Wakil Ketua Komisi 1 Evi Yandri Rajo Budiman, dalam penanganan Covid-19 di Nagari Kamang Hilia bisa teratasi dengan baik dan sampai kini tetap menjalankan Protokol Kesehatan dengan ketat. Namun yang agak sulit diwujudkan di Kamang Hilia adalah rumah isolasi, karena masyarakat takut rumahnya dijadikan tempat menampung orang yang sakit Covid-19.

Baca Juga:  Memasuki Purna Tugas, Riza Falepi : JK Pensiun, Saya dan Wartawan Merasa Kehilangan

Atas adanya aspirasi dari Anggota Bamus Wilson Sutan Penghulu tentang normalisasi Batang Agam, maka Ketua Komisi 1 DPRD Sumbar Syamsul Bahri menjanjikan akan menampung usulan ini untuk diteruskan kepada Pemprov Sumbar dan Balai Wilayah Sungai V di Padang.