Komunikasi Pembangunan Suatu Bentuk Modernisasi

oleh -

Oleh : Arianto, S.Sos (Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Andalas)

SEMANGATNEWS.COM – Sejak zaman dahulu komunikasi adalah suatu jalan yang tepat untuk berhubungan dengan orang lain, sehingga komunikasi sangatlah penting dan tidak bisa untuk di pungkiri lagi. Tampa disadari, manusia tidak hanya melakukan komunikasi dalam kehidupan keluarga atau rumah tangga saja tetapi juga di tempat bekerja, dalam kehidupan politik, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan. Komunikasi tersebut akan terjadi apabila adanya interaksi antar sesama manusia, dan itulah yang akan menentukan keberhasilan dalam mendapatkan pengetahuan, perubahan sikap, dan tindakan pada lawan bicaranya.

Komunikasi juga kerap dan sering kali menjadi kegiatan yang harus dikembangkan dalam proses pembangunan. Pembangunan adalah perubahan yang berguna dalam menuju sistem sosial dan ekonomi sebagai suatu kehendak. Dalam perubahan sosial itu sendiri pembangunan merupakan proses sosial yang di rekayasa dalam membangun dan meningkatkan nilai ekonomi suatu negara.

Sehingga komunikasi pembangunan dapat diartikan sebagai proses penyebaran pesan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang kepada khalayak demi bisa mengubah siakap, pendapat dan perilakunya dalam meningkatkan kemajuan dalam pemerataan di suatu wilayah.

Konsep pembangunan dapat disamakan dengan modernisasi yang awal mulanya digunakan sebagai arti pertumbuhan dalam bidang ekonomi. Dalam artian modernisasi sebagai suatu bentuk perubahan menuju kehidupan yang lebih berkemajuan. Dan ini pula yang menyatakan modernisasi sebagai transformasi aspek kehidupan masyarakat.

Dalam pandangan masyarakat sendiri, apabila terjadinya loncatan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang tinggi, di situlah masyarakat menilai sudah terjadinya keberhasilan pembangunan. Pertumbuhan ekonomi masyarakat itu sendiri di ukur dari produktivitas masyarakat atau negara setiap tahunnya. Sehingga meningkatnya pertumbuhan ekonomi atas keberhasilan pembangunan terhadap modernisasi.

Dalam menyamakan modernisasi dengan pembangunan dilihat dari beralihnya dan merekayasa masyarakat tradisional dengan masyarakat modern di suatu wilayah. Dalam segi pembangunan itu sendiri juga menerapkan bagaimana mengubah suatu masyarakat dengan sistem ekonominya juga.

Sebaliknya, keberhasilan modernisasi terletak suatu negara dalam pemerataan pembangunan. Perataan pembangunan tersebut akan melahirkan tantangan dari modernisasi terhadap pembangunan dalam suatu negara akan berdampak kepada kesenjangan sosial di masyarakat.

Kesenjangan itu sendiri terjadi karena kurangnya kualitas sumber daya manusia (SDM) karena tidak mampu dalam pemanfaatan modernisasi, yang pada akhirnya tidak bisa bersaing dengan masyarakat lain. Dari kesenjangan itu, disebabkan tidak meratanya kesempatan memperoleh keterampilan dan pendidikan, yang dibuktikan dengan tingginya angka anak putus sekolah dan pengangguran di wilayah itu sendiri. Sehingga langkah yang tepat dalam mengatasi kesenjangan sosial ini adalah dengan menyediakan bentuk-bentuk sosialisasi, pelatihan, dan pengetahuan tenaga kerja agar tidak terlena dengan produktivitas yang rendah.

Sehingga modernisasi dan pemerataan pembangunan adalah dua konsep yang tidak dapat untuk dilepaskan. Hal demikian disebabkan adanya hubungan timbal balik dalam menghasilkan atau kemajuan yang merata bagi setiap masyarakat, termasuk seperti kesenjangan sosial sebelumnya.

Berkat adanya sosialisasi, pelatihan kepada masyarakat membuat adanya keterampilan atau keinginan untuk menciptakan hal baru atas pengetahuan yang mereka dapatkan, dan yang terpenting dengan adanya pelatihan-pelatihan itu bisa menciptakan SDM yang berkualitas dan dapat bersaing dengan orang-orang hebat.

No More Posts Available.

No more pages to load.