Jakarta, Semangatnews.com – Timnas Futsal Indonesia harus menerima kenyataan pahit setelah kalah 0-2 dari Cape Verde dalam lanjutan VI Copa das Nacoes de Futsal 2026. Meski lebih dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang, skuad Garuda gagal mencetak gol dalam pertandingan Grup A di Max Rosenmann Arena, Brasil, Sabtu (17/10/2026) pagi WIB.
Kekalahan ini sekaligus menutup peluang Indonesia melaju ke semifinal. Tim besutan Hector Souto tersebut mengakhiri fase grup tanpa meraih satu poin pun setelah sebelumnya takluk 0-3 dari Brasil pada pertandingan pertama.
Indonesia sebenarnya berusaha tampil berani sejak awal laga. Namun, Cape Verde mampu memberikan tekanan dan memanfaatkan celah di lini pertahanan Garuda ketika pertandingan memasuki menit-menit awal.
Pada menit keenam, Octavio Alves membawa Cape Verde unggul 1-0. Gol itu membuat Indonesia harus mengubah pendekatan permainan dan mencari cara untuk segera menyamakan kedudukan agar tidak semakin tertinggal.
Situasi Indonesia semakin sulit ketika Isaias Furtado menggandakan keunggulan Cape Verde pada menit ketujuh. Dalam waktu singkat, Indonesia sudah tertinggal dua gol sehingga para pemain dituntut meningkatkan intensitas serangan.
Sepanjang sisa babak pertama, Indonesia mencoba membangun peluang melalui kombinasi umpan dan pergerakan pemain di area pertahanan lawan. Sejumlah percobaan dilakukan, tetapi tidak ada yang berhasil mengubah keadaan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Garuda tampil lebih agresif dan berusaha mengendalikan tempo pertandingan. Penguasaan bola yang lebih tinggi memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk melancarkan serangan, tetapi Cape Verde tetap mampu menjaga organisasi pertahanannya.
Data pertandingan menunjukkan Indonesia menguasai sekitar 66 persen bola dan mencatat 393 operan dengan akurasi mencapai 86 persen. Sebagai perbandingan, Cape Verde membukukan 225 operan dengan akurasi 77 persen, sehingga Indonesia terlihat lebih dominan dalam distribusi bola.
Keunggulan statistik juga tampak pada jumlah tembakan. Indonesia melepaskan 29 tembakan, sedangkan Cape Verde mencatat 22 tembakan. Akan tetapi, penampilan kiper Gutemberg Almada yang melakukan 14 penyelamatan menjadi salah satu faktor penting yang menggagalkan upaya Indonesia mencetak gol.
Pelatih Hector Souto mengungkapkan kekecewaan atas hasil tersebut, terutama karena timnya kebobolan dua gol dalam waktu berdekatan pada awal pertandingan. Menurutnya, Indonesia perlu belajar mengelola fase awal laga dengan lebih baik dan tidak memberikan keuntungan kepada lawan secara cuma-cuma.
Kegagalan mencetak gol membuat Indonesia harus puas menempati posisi terakhir Grup A dengan nol poin. Brasil dan Cape Verde melaju ke semifinal, sementara Indonesia dijadwalkan bertemu Peru dalam laga klasifikasi perebutan peringkat kelima dan keenam. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Garuda untuk menutup turnamen dengan hasil lebih baik sekaligus mengevaluasi efektivitas serangan dan konsentrasi pertahanan.(*)

