Kumis Baru Zohran Mamdani Bukan Sekadar Gaya, Ada Misi Kesehatan Pria dan Investasi Rp72 Miliar

by

Jakarta, Semangatnews.com – Wali Kota New York Zohran Mamdani membuat kejutan dengan penampilan terbarunya yang berbeda dari gaya khas selama ini. Ia mencukur jenggot yang selama ini melekat pada penampilannya dan memilih mempertahankan kumis hitam tebal sebagai bagian dari kampanye kesadaran kesehatan pria sepanjang November 2026.

Perubahan tersebut pertama kali terlihat saat Mamdani menghadiri kegiatan New York City Marathon pada Minggu (1/11/2026). Dalam kesempatan itu, ia turun langsung membagikan air minum dan memberikan semangat kepada para pelari yang mengikuti ajang olahraga tahunan tersebut.

Penampilan tanpa jenggot itu langsung menjadi bahan perbincangan masyarakat. Sejumlah media internasional bahkan menyoroti transformasi wajah Mamdani karena jenggot sebelumnya telah menjadi salah satu identitas yang mudah dikenali dari sosok wali kota berusia 34 tahun tersebut.

Mamdani kemudian menjelaskan bahwa perubahan tersebut bukan sekadar eksperimen penampilan ataupun upaya mengikuti tren kumis yang kembali populer. Ia sengaja mempertahankan kumis selama November untuk mendukung Movember, gerakan internasional yang berfokus pada peningkatan kesadaran mengenai kesehatan pria.

Dalam penjelasannya melalui media sosial, Mamdani menyoroti sejumlah persoalan kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian lebih luas. Isu tersebut mencakup kanker prostat, kanker testis, gangguan kesehatan mental, serta pencegahan bunuh diri yang masih menjadi tantangan di berbagai negara.

Gerakan Movember mengajak laki-laki menumbuhkan kumis selama November sebagai simbol dukungan terhadap kampanye kesehatan tersebut. Selain mengubah penampilan, peserta juga didorong untuk berdiskusi mengenai kesehatan, melakukan pemeriksaan medis, serta menggalang dana bagi berbagai program penanganan penyakit dan kesehatan mental.

Mamdani tidak hanya memberikan dukungan melalui simbol kumis. Ia juga mengumumkan bahwa pemerintahannya akan menginvestasikan dana sebesar US$4 juta atau sekitar Rp72 miliar untuk membangun pusat kanker prostat baru di Kings County Hospital, Brooklyn.

Investasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan kanker prostat bagi masyarakat New York. Mamdani juga mengajak warga untuk mengetahui riwayat penyakit dalam keluarga dan membicarakan pemeriksaan kesehatan secara rutin dengan dokter.

Dalam video yang dibagikan, Mamdani tampil bersama anggota Dewan Kota New York, Rita C. Joseph. Keduanya membahas pentingnya kampanye kesehatan pria, termasuk upaya mengurangi stigma yang membuat sebagian laki-laki enggan membicarakan kondisi kesehatan maupun melakukan pemeriksaan medis.

Gerakan Movember pertama kali digagas di Melbourne, Australia, pada 2003 oleh dua orang sahabat yang ingin menghidupkan kembali tren kumis. Setahun kemudian, gerakan tersebut mulai diarahkan untuk mendukung penggalangan dana dan peningkatan kesadaran terhadap kanker prostat. Seiring berjalannya waktu, kampanye ini berkembang menjadi gerakan global yang telah melibatkan jutaan peserta dan mendukung berbagai proyek kesehatan pria.

Partisipasi Mamdani dalam kampanye tersebut memperlihatkan bagaimana seorang pejabat publik dapat memanfaatkan perhatian masyarakat terhadap penampilannya untuk menyampaikan pesan sosial. Kini, kumis barunya bukan hanya menjadi bahan perbincangan mengenai gaya, tetapi juga menjadi sarana mengingatkan masyarakat bahwa kesehatan pria perlu mendapatkan perhatian serius sepanjang tahun.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.