Kunci Jawaban Tema 3 Kelas 2 Halaman 129 130 131 132 133, Subtema 4: Tugasku dalam Kehidupan Sosial, Pembelajaran 3

by -
Kunci Jawaban Tema 3 Kelas 2 Halaman 176 180 181, Subtema 4: Tugasku dalam Kehidupan Sosial, Pembelajaran 3
Kunci Jawaban Tema 3 Kelas 2 Halaman 176 180 181, Subtema 4: Tugasku dalam Kehidupan Sosial, Pembelajaran 3

SEMANGATNEWS.COM – Kunci jawaban Tema 3 Kelas 2 SD/MI di bawah ini diharapkan dapat membantu orang tua dan guru dalam mengoreksi jawaban siswa.

Tema 3 berjudul Tugasku Sehari-Hari. Subtema 4 berjudul Tugasku dalam Kehidupan Sosial. Pembelajaran 3 dimulai dari halaman 128 sampai 133.

Pada pembelajaran 3 ini, materi yang dibahas antara lain ‘memahami isi teks berkaitan dengan kehidupan sosial di sekolah’, ‘menemukan kosakata berkaitan dengan kehidupan sosial di sekolah’, ‘menemukan makna kosakata berkaitan dengan kehidupan sosial di sekolah’, ‘membedakan individu berdasarkan jenis kelamin’, ‘mengelompokkan individu berdasarkan jenis kelamin’, ‘menentukan pecahan uang sesuai harga barang’, dan ‘menaksir harga barang’.

Materi merujuk pada Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017, halaman 129, 130, 131, 132, dan 133.

Berikut penjabaran kunci jawaban Tema 3, Subtema 4, pembelajaran 3 untuk adik-adik Kelas 2 SD/MI.

Kunci Jawaban Halaman 129

Ayo Bercerita

Gurumu akan membacakan dongeng “Gagak Sang Pembohong”. Ayo, dengarkan dengan saksama!

Gagak Sang Pembohong
Oleh : Marfiah Astuti

Aku adalah burung gagak. Makananku daging bangkai hewan lain, bulu dan paruhku berwarna hitam, suaraku berkoak membuat merinding siapapun yang mendengarnya. Walaupun aku makan daging tapi aku juga suka menyantap telur burung lain. Ini adalah sepenggal kisahku.

Di pagi yang cerah, empat burung pipit sedang bercanda penuh keakraban. Beberapa saat kemudian, pandangan mereka tertuju ke arah dahan yang lebih tinggi.

Di atasnya, seekor burung bertengger memandangi mereka. Ia layaknya seorang raja yang bijaksana. Warna hitam yang membalut tubuhnya, semakin membuatnya tampak berwibawa.

“Hai … burung kecil yang lucu. Aku adalah burung yang sedang tersesat. Aku meninggalkan wilayahku karena di sana banyak pemburu yang mengincar kami. Bolehkah untuk beberapa hari ini aku tinggal bersama kalian? Aku akan menjadi sahabat terbaik dan siap membantu kalian”. “Tentu … !” teriak burung pipit riang.

Burung pipit senang. Ia langsung mengutarakan masalah yang sering menimpa mereka. Tampaknya mereka sangat percaya kepada Gagak yang siap membantu. “Kami sedih sekali, setiap kali kami pergi mencari makan, telur-telur kami selalu dicuri oleh ular,” ungkap pipit.
Gagak mendengarkan dengan penuh saksama, sambil ia berpikir untuk melaksanakan niat jahatnya. “Baiklah, serahkan saja urusanmu padaku. Silakan kau cari makan dan aku akan berjaga agar telur-telurmu tidak dicuri lagi.

Dasar burung ceroboh! Mereka sama sekali tidak berhati-hati. Padahal, aku baru saja dikenalnya. Sekarang saatnya aku menikmati telur-telur ini. “krrch..pyar.. lezat sekali telur ini … hm….!!
Gagak merasa lapar lagi. Tanpa keraguan… krcch …pyar… telur-telur itu disantapnya. Saking lahapnya, tidak memedulikan sekitarnya. Tanpa disadari, seekor cecak mengawasi perbuatannya.

Hari mulai sore, saatnya burung-burung pipit beristirahat dan kembali ke sarang. Apa yang terjadi ketika mereka tiba? Pipit sungguh terkejut dengan apa yang dilihatnya.

Telur-telurnya pecah berserakan. “Siapakah pelakunya? Ular tak pernah meninggalkan cangkang seperti ini.

“Hai … burung pipit, aku sangat kasihan melihatmu. Aku tahu pelakunya adalah Gagak yang licik. Aku melihatnya sendiri,” kata cecak.

Keesokan harinya, gagak menghampiri mereka. Ia tampak bersedih.

“Maafkan aku burung-burung kecil yang lucu. Saat aku menjaga telurmu ada burung elang mau mendatangi telurmu, lalu aku mengusirnya. Aku sangat kaget, ketika aku kembali, telur-telurmu sudah pecah. Aku berjanji hal itu tidak akan terjadi lagi” ungkap gagak tampak penuh penyesalan.

Keempat burung pipit pergi agak jauh dari sarangnya. Mereka bermusyawah di dekat rumah penduduk. “Kita harus memberi pelajaran kepada Gagak. Agar dia tahu kesalahannya”.

Oke kita bagi tugas, ada yang menyiapkan tempat, dan ada yang mematuk dahan pohon nangka agar getahnya keluar. Ayo, kumpulkan getah sebanyak-banyaknya, lalu kita taruh di sekeliling sarang”. Mereka bergotong royong.

Keesokan harinya, gagak melaksanakan tugasnya menjaga telur. Di balik semak-semak, burung-burung pipit memperhatikan dengan saksama. “Hei lihat, gagak itu mulai mendatangi telur-telurmu”. Bisik pipit.
Belum sampai gagak di telur itu, tiba-tiba kakinya terasa lengket dan tidak bisa bergerak.

“Gagak, perbuatanmu sudah terungkap. Kamu tidak perlu mengelak. Jika benar ular yang memakan telur-telurku, pastilah dia akan menelannya dengan kulitnya. Kalaupun dimuntahkan, kulitnya pasti remuk. Cecak juga menjadi saksi atas perbuatanmu yang tidak terpuji itu. “ kata burung pipit.

“Maafkan aku burung pipit, selama ini aku telah membohongi kalian. Aku telah memanfaatkan kepercayaan dengan memakan telur-telur kalian” kata burung gagak.

“Baiklah kami maafkan, tapi kau harus berjanji untuk tidak mengulangi perbuatanmu lagi.“ Kata burung pipit.

Setelah kamu mendengarkan dongeng yang dibacakan oleh ibu guru, jawablah pertanyaan berikut!

1. Apa yang dilakukan Sang Gagak?
2. Apa yang dilakukan burung pipit untuk menjebak Sang Gagak?
3. Apakah yang kamu peroleh pada kisah di dongeng “Gagak Sang Pembohong”?

Tulislah jawabanmu pada kotak berikut!

Jawaban:

1. Berniat jahat kepada burung pipit, menipu burung pipit, dan memakan telur burung pipit.

2. Burung pipit bermusyawarah, burung pipit menaruh getah sebanyak-banyaknya di sekeliling sarang supaya kaki gagak lengket dan tidak bisa bergerak.

3. Jangan memanfaatkan kepercayaan yang telah diberikan orang lain. Hal buruk yang kita lakukan, akan kembali kepada kita.

Kemarin, Siti dan teman-teman bermain bersama. Mereka membentuk kelompok putra dan putri.

Kunci Jawaban Halaman 130

Ayo Berlatih

Isilah petak-petak di bawah! Mendatar adalah siswa perempuan. Menurun adalah siswa laki-laki.

Jawaban:

Kunci Jawaban Halaman 131

Ayo Berdiskusi

Diskusikan dengan temanmu, bagaimana sebaiknya sikapmu kepada teman yang berbeda jenis kelamin! Sampaikan hasil diskusimu di depan kelas! Lakukan dengan percaya diri!

Jawaban:

– Menjaga dan menyayanginya.
– Menghargai dan menghormati perbedaan dengannya.
– Bermain dengan santun dan sopan.

Hari ini, ibu guru memberikan pengumuman. Besok, sekolah Siti akan mengadakan upacara. Upacara tersebut dalam rangka Hari Sumpah Pemuda. Upacara akan dihadiri oleh perangkat desa dan masyarakat.

Setelah upacara, akan diadakan bakti sosial. Bakti sosial tujuannya memberi bantuan untuk masyarakat yang kurang mampu. Siti dan teman-teman juga menyiapkan bingkisan. Mereka membelikan buku, penghapus, pensil, dan alat tulis lain. Berikut barang-barang yang akan mereka sumbangkan.

Kunci Jawaban Halaman 132 dan 133

Ayo Berlatih

Perhatikan harga barang-barang tersebut! Siti dan teman-teman ingin membeli barang di atas sesuai dengan uangnya!

1. Siti memiliki uang Rp5.000,. Kira-kira barang apa yang dapat ia beli?

Jawaban:

Uang Siti = Rp5.000,00
Alternatif barang yang dibeli Siti:
Buku =          2.000
Tipe-x =        2.000
Pensil =            500
Penghapus =   500
………………………. +
Total = 5.000
Jadi, alternatif barang yang dibeli Siti adalah buku, Tipe-x, pensil, dan penghapus.

2.Edo memiliki 2 keping uang lima ratusan dan 2 lembar uang seribuan. Barang apa yang dapat ia beli?

Jawaban:

Uang Edo = Rp3.000,00
Alternatif barang yang dibeli Edo:
Buku           = 2.000
Pensil          = 500
Penghapus = 500
……………………… +
Total = 3.000
Jadi, alternatif barang yang dibeli Edo adalah buku, pensil, dan penghapus.

3.Beni memiliki 1 lembar uang dua ribuan dan 2 keping uang seribuan. Barang apa yang dapat ia beli?

Jawaban:

Uang Beni = Rp4.000,00
Alternatif barang yang dibeli Beni:
Buku           = 2.000
Penggaris = 2.000
…………………………… +
Total = 4.000
Jadi, alternatif barang yang dibeli Beni adalah buku dan penggaris.

4.Leni memiliki 10 keping uang dua ratusan dan 1 lembar uang dua ribuan. Barang apa yang dapat ia beli?

Jawaban:

Uang Leni = Rp4.000,00
Alternatif barang yang dibeli Leni:
Buku           = 2.000
Penggaris = 2.000
……………………………….. +
Total = 4.000
Jadi, alternatif barang yang dibeli Leni adalah buku dan penggaris.

Kegiatan Bersama Orang Tua

Dengan bantuan orang tua, siswa belajar menghitung belanja.

*)Disclaimer: Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.

Sumber:
– Buku Guru SD/MI Kelas 2 Tema 3 Tugasku Sehari-hari, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
– Buku Guru SD/MI Kelas 2 Tema 3 Tugasku Sehari-hari, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

(Semangatnews.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.