SEMANGATNEWS.COM – Kunci Jawaban Kelas 5 SD/MI berikut merupakan pembahasan yang bisa adik-adik jadikan pedoman untuk materi Pembelajaran 6 halaman 214 sampai 216.
Materi kunci jawaban yang dibahas antara lain ‘Ayo, Wisata Sejarah’
Materi kunci jawaban tersebut terdapat pada Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017. Tema 7 dengan judul Peristiwa dalam Kehidupan. Subtema 4 Karyaku Prestasiku.
Dengan demikian, pembahasan kunci jawaban ini diharapkan dapat membantu orang tua dan guru dalam mengoreksi jawaban siswa.
Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 5 Halaman 214 215 216
Peradaban bangsa Indonesia seperti sekarang ini terjadi dengan melalui berbagai peristiwa sejarah.

Mempelajari berbagai peristiwa sejarah dapat kamu lakukan dengan berkunjung ke museum. Di museum, kamu dapat menggali informasi tentang peristiwa-peristiwa sejarah yang mengiringi perjalanan bangsa Indonesia.
Ayo, Wisata Sejarah
1. Tujuan wisata
a. Dapat menunjukkan peninggalan sejarah di lingkungan setempat
b. Dapat menggali informasi mengenai sejarah
2. Alat dan bahan
a. Objek-objek bersejarah dan museum
b. Alat tulis
c. Alat perekam: kamera, tape, hp
d. Perbekalan
3. Langkah wisata museum
a. Carilah informasi dengan melakukan wawancara kepada penjaga atau pemandu objek bersejarah atau museum.
b. Catat dan rekamlah seluruh informasi yang kamu dapatkan.
c. Dokumentasikan objek bersejarah tersebut dengan memfotonya.
d. Setelah semua informasi dan gambar tentang objek bersejarah tersebut kamu dapatkan, serta kamu telah secara lengkap mengamati objek bersejarah, kamu dapat mengakhiri kegiatanmu di tempat tersebut dan mempersiapkan laporannya.
4. Laporan wisata sejarah
Jawaban:
Laporan Wisata Sejarah
Tempat: Museum Fatahillah
Hari dan tanggal: Minggu, 14 Februari 2021
Waktu: Siang hari, mulai pukul 12.00 sampai 14.00 WIB
Anggota Tim: Tulis nama anggota tim.
Hasil kunjungan:

Museum Fatahillah mempunyai nama resmi Museum Sejarah Jakarta ialah sebuah museum yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 1, Jakarta Barat. Pada awalnya museum Fatahillah merupakan bangunan kolonial Belanda yang di pergunakan sebagai balai kota. Selain dipergunakan sebagai balaikota gedung juga mempunyai fungsi sebagai Pengadilan, Kantor Catatan Sipil dan Dewan Kotapraja.
Berbagai koleksi yang ada dipamerkan dalam beberapa ruangan, sesuai kurun asalnya. Ruang-ruang festival yang ada ialah, Ruang Prasejarah Jakarta, Ruang Tarumanegara, Ruang Jayakarta, Ruang Fatahillah, Ruang Sultan Agung dan Ruang MH Thamrin.
Pada bagian lantai bawah museum ini berisikan peninggalan VOC mirip patung, keramik-keriamik batang kerajinan mirip prasasti, gerabah, dan penemuan batuan yang ditemukan para arkeolog. Terdapat pula peninggalan kerajinan Betawi seperti dapur khas Betawi tempo dulu.
Sementara pada bagian lantai dua terdapat perabotan peninggalan para bangsa Belanda mulai dari kawasan tidur dan lukisan-lukisan, lengkap dengan jendela besar yang menghadap alun-alun. Konon, jendela besar inilah yang dipakai untuk melihat eksekusi mati para tahanan yang dilakukan di tengah alun-alun.
Pada museum ini juga ditemukan beberapa penjara-penjara bawah gedung dan bawah tanah. Penjara bawah tanah dahulu digunakan untuh menahan para tahanan yang melawan pemerintahan Belanda. Bagian ini terdiri dari 5 ruangan sempit dan pengap dengan bandul besi, sebagai belenggu kaki para tahanan. Bahkan konon katanya pendekar nasional Pangeran Diponogoro pernah dikurung dipenjara ini dan juga Pahlawan dari Aceh adalah Cut Nyak Dien juga pernah dipenjarakan di sini.
—
*)Disclaimer: Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.
Sumber:
– Buku Guru SD/MI Kelas V Tema 7 Peristiwa dalam Kehidupan, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
– Buku Siswa SD/MI Kelas V Tema 7 Peristiwa dalam Kehidupan, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
(Semangatnews.com)
